Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tembus 10 Besar Dua Kali di Assen, Rookie Asal Bantul Aldi Satya Mahendra Tunjukkan Progres di World Supersport 2025

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 17 April 2025 | 05:12 WIB
 
Pembalap muda andalan DIY Aldi Satya Mahendra.
Pembalap muda andalan DIY Aldi Satya Mahendra.
 
BANTUL - Pembalap muda asal DIY, Aldi Satya Mahendra kembali berhasil memperlihatkan progres yang signifikan dalam keikutsertaannya di kejuaraan dunia World Supersport (WSSP) musim 2025 ini.
 
Tampil bersama tim Evan Bros Racing Team di seri 3 yang berlangsung di sirkuit Assen Belanda pada 11 hingga 13 April 2025 lalu, anak muda asal Bantul itu sukses finish pada posisi sepuluh besar dalam dua race yang dilombakan.
 
Finish masing-masing posisi delapan pada race pertama dan kedua, Aldi Satya Mahendra secara konsisten mendapatkan poin dalam setiap penampilannya di sirkuit Assen.
 
Baca Juga: Dukuh Gandekan dan Lurah Seloharjo Didemo, Begini Tanggapan Inspektorat Bantul!
 
Berstatus sebagai rookie atau pembalap pendatang baru setelah sebelumnya menjadi juara di World Supersport 300 musim lalu, raihan finish pada peringkat ke delapan untuk dua balapan yang berlangsung di Assen itu jelas sangat luar biasa.
 
Pada balapan akhir pekan lalu, Aldi yang mengawali balapan dari grid 14 pada race 1 yang berlangsung Sabtu (12/4/2025), mampu tampil apik dan berhasil finish ke delapan.
 
Pertarungan Aldi semakin seru saat menjalni balapan di race 2 pada Minggu (13/4/2025). Lagi-lagi mengawali balapan dari posisi ke-14, Aldi sempat merangsek hingga posisi ketiga dan bersaing untuk meraih podium dengan pembalap-pembalap top di WSSP.
 
Baca Juga: Kepsek SD Negeri di Kecamatan Karanganyar, Kebumen Terancam Diberhentikan, Konsekuensi Dugaan Selingkuh hingga Penelantaran Bayi
 
Sayangnya, walaupun sempat berduel sengit di belakang rekan satu timnya di Evan Bros Racing Team, yakni Can Oncu asal Turki, pemuncak klasemen sementara Stefano Manzi asal Italia, serta dua pembalap papan atas WSSP, seperto Bo bendsneyder asal Beland dan Tom Booth-Amos asal Inggris.
 
Pada beberapa lap terakhir Aldi melakukan kesalahan. Di mana pembalap asal Bantul itu sempat melebar dan masuk gravel, hingga akhirnya harus puas kembali finish ke delapan.
 
Meski hanya mampu finish di posisi delapan, tapi secara pribadi Aldi tetap mengaku senang karena pada ajang WSSP itu dapat meraih poin penting.
 
"Kerja keras saya dan tim membuahkan hasil yang lebih baik pada seri ke-3 di Assen," ucapnya, Rabu (16/4/2025).
 
Baca Juga: Partisipasi Warga Naik, Stunting di Jogja Turun: Lebih dari 10 Ribu Balita Jadi Fokus Penanganan Stunting di Kota Jogja Tahun Ini
 
Dari beberapa seri yang sudah dijalani tersebut, secara pribadi Aldi mengaku saat semakin menemukan feel balapan menggunakan Yamaha R9 di World Supersport.
 
Selain itu, pembalap asal Bantul itu juga kian termotivasi untuk menabung poin agar posisi di klasemen terus membaik.
 
"Kepercayaan diri saya bertambah setelah hasil di Assen, ini mendukung penampilan saya selanjutnya di seri Cremona," cetusnya. 
 
Baca Juga: Buka Peluang, Bukan Sekadar Bantuan: Dompet Dhuafa Cetak Barber Profesional bagi Korban PHK lewat Beasiswa Pelatihan Cukur Rambut
 
Diketahui, pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia ini memang sebelumnya juga pernah meraih hasil positif di sirkuit Assen saat menjadi rookie pada ajang balapan di R3 Blu Cru European Championship 2023 dan World Supersport 300 2024.
 
Tahun ini Aldi kembali menunjukkan performa yang cukup optimal, sebagai rookie Aldi mampu masuk urutan 10 besar pada dua race World Supersport di Assen.
 
Atas prestasi tersebut, Aldi Satya Mahendra tercatat secara konsisten mengumpulkan poin dari tiga seri pertama World Supersport.
 
Performa positif itu tentu membawanya berada di peringkat 12 klasemen sementara dengan total poin 20. 
 
Baca Juga: Suporter PSS Sleman Berharap Rayakan Kepulangan ke MagIS dengan Kemenangan Atas Dewa United
 
Posisi tersebut melesat dari sebelumnya di urutan 23 berkat tambahan 16 poin dari hasil putaran ke-3 di Assen.
 
Selanjutnya pada seri ke-4 World Supersport akan bergulir pada 2 hingga 4 Mei di sirkuit Cremona, Italia nanti dengan penuh semangat Aldi sangat optimistis bisa meraih poin lagi.
 
Mengingat total dalam satu musim 2025 ini ada 12 seri yang akan digelar di ajang World Supersport.
 
"Saya kian termotivasi buat menabung poin agar posisi di klasemen terus membaik," tegasnya. (ayu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kejuaraan dunia #World Supersport 2025 #pendatang baru #rookie #pembalap muda #Belanda #sirkuit assen