as
RADAR JOGJA - Pelatih Aston Villa, Unai Emery mengatakan bahwa tidak ada waktu untuk menurunkan Marcus Rashford dan Ollie Watkins sebagai duet penyerang saat menghadapi Paris Saint Germain di perempat final Liga Champions pada Rabu (16/4) dini hari.
Villa harus membalikkan ketertinggalan 3-1 dari leg pertama saat kedua tim bertemu di Villa Park, namun Emery tidak yakin bahwa pemain internasional Inggris Rashford dan Watkins dapat bermain sebagai dua penyerang.
“Langkah selanjutnya, jika saya punya waktu, adalah memainkan mereka bersama,” kata Emery pada konferensi pers.
“Kami pernah memainkan Rashford di sisi kiri, tapi sekarang kami lebih memilih keduanya bermain sebagai striker. Itu adalah langkah selanjutnya. Saya ingin berlatih. Saya ingin menguji, tapi tidak sekarang, dengan waktu yang cukup,” imbuhnya.
Rashford tampil mengesankan selama masa peminjaman dari Manchester United, dengan tiga gol dalam beberapa pekan terakhir. Watkins telah mencetak 15 gol musim ini, termasuk satu gol yang menentukan kemenangan 3-0 atas Southampton pekan lalu setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Emery mengatakan Watkins merasa “fantastis,” tetapi dia masih harus memutuskan tim yang akan bermain melawan juara Prancis, PSG.
“Saya tidak memiliki ide dalam pikiran saya untuk 11 pemain awal, saya memiliki ide, rencana, keseluruhan 90 menit atau perpanjangan waktu atau adu penalti untuk pertandingan besok,” katanya.
“Setiap pemain harus mengetahui tugas mereka di lapangan, dan mereka juga harus memahami bagaimana kami mengelola pertandingan secara emosional dan taktis, jika mereka berada di lapangan untuk melakukan tugas mereka,” lanjutnya.
Emery mengatakan para pemainnya harus percaya bahwa mereka dapat melakukan comeback epik untuk memastikan tempat mereka di semifinal.
“Kami ingin menulis sejarah bersama Aston Villa,” katanya.
Terlepas dari keunggulan dua gol mereka, lawan bicara Emery di ruang ganti PSG dengan cepat menepis anggapan bahwa timnya lebih diunggulkan untuk melaju ke semifinal.
“Tentu saja, kami tampil lebih baik di leg pertama dan pantas meraih kemenangan, tetapi cerita itu sudah berlalu. Sekarang cerita kedua dimulai. Kita lihat saja siapa yang lebih baik, siapa yang akan menang,” ujar pelatih PSG, Luis Enrique.
“Kami memiliki keunggulan itu, tetapi itu tidak sesuai dengan filosofi kami untuk berpikir dengan pasti. Kami masih memiliki ide untuk tidak menghitung,” lanjutnya.
“Jika Aston Villa mencetak gol atau menang, kami harus menunjukkan dalam pertandingan ini bahwa kami memiliki level yang dibutuhkan untuk mencapai semifinal,” jelasnya.
Luis Enrique menambahkan bahwa ia memperkirakan para pendukung tuan rumah akan menciptakan atmosfer yang menakutkan di Villa Park, namun ia meminta timnya untuk menerima tantangan tersebut.
“Kami ingin mencoba memecahkan masalah yang akan dihadirkan Aston Villa kepada kami,” tambahnya.
“Tujuan kami adalah untuk menang. Bagi kami, ini selalu tentang menjadi kompetitif di stadion seperti Villa Park. Kami suka bermain di kandang dan tandang. Itu bukan masalah tetapi sebuah motivasi,” tegasnya.
Editor : Bahana.