BALI - PSS Sleman kembali melanjutkan perjalanannya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini.
Pada pekan ke-28, Super Elang Jawa bakal menantang PSBS Biak di Stadion I Wayan Dipta, Bali, nanti (11/4/2025).
Lagi-lagi pada kesempatan kali ini Laskar Sembada wajib memenangkan pertandingan jika tidak ingin semakin terpuruk dalam klasemen sementara Liga 1.
Mengingat saat ini tim besutan Pieter Huistra itu masih menjadi juru kunci klasemen.
Diketahui, PSS kini masih bertengger di dasar klasemen dengan mengantongi 22 poin hasil dari 27 laga.
Jika ingin keluar dari zona degradasi itu, Gustavo Tocantins dan kawan-kawan wajib memenangkan pertandingan melawan tim Badai Pasifik, julukan PSBS Biak.
Meski begitu, nampaknya perjuangan anak-anak Sleman bakal sedikit berat untuk bisa mencuri tiga poin dari tuan rumah.
Mengingat PSBS sendiri merupakan tim lumayan bagus pada musim ini. Apalagi pada dua pertandingan terakhirnya berhasil menyapu bersih.
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan, saat ini timnya masih menyisakan tujuh laga penting untuk bisa mengamankan diri dari zona degradasi.
Sehingga pada laga melawan PSBS kali ini, pelatih asal Belanda ini meminta anak asuhnya bermain bagus demi meraih tiga poin yang sangat berharga.
"Kami harus melihat diri kami sendiri. Kami harus menampilkan yang terbaik untuk tim kami dan kami juga harus mempersiapkannya," katanya Kamis (10/4/2025).
Menurut Huistra, meski saat ini masyarakat Sleman sudah percaya jika PSS sudah bisa bermain lebih baik, pelatih berusia 58 tahun ini tetap meminta para anak asuhnya fokus dan bisa mengembangkan diri sendiri.
"Pertandingan ini bagus untuk mengetes semua pemain dan untuk melihat hasil dari apa yang telah kami lakukan selama empat minggu ini.
Tentu akan menjadi pertandingan menarik, terutama di prespektif kami," jelasnya.
Meski pertandingan ini terbilang lumayan berat karena secara posisi kedua tim tidak berimbang, Huistra mengaku tetap optimistis menghadapi PSBS kali ini.
Menurutnya, pada kompetisi Liga 1 musim ini tim papan atas dan papan bawah cukup bisa bersaing. "Persaingan sangat compact dan cukup berdekatan satu sama lain," lontarnya.
Tak lupa Huistra tetap berpesan kepada anak pemainnya agar tetap mewaspadai para pemain PSBS. Mengingat di dua laga terakhirnya mereka bisa mengamankan poin penuh.
"PSBS di dua pertandingan terakhir menunjukkan skill bagus dan sangat berbahaya di serangan balik. Kami harus menjaga itu. Kami juga harus menggunakan kelebihan kami dan kami sudah mempersiapkan itu dengan baik," cetusnya.
Bek PSS Kevin Gomes mengaku saat ini para pemain sudah sangat siap untuk menghadapi PSBS Biak.
Sebab, mereka sudah mempersiapkan diri selama empat minggu pada jeda internasional lau dengan baik.
Selain itu Gomes juga mengungkapkan beberapa waktu lalu tim sudah melakukan banyak analisa tentang tim lawan dan sudah banyak belajar apa yang jadi kelebihan dan kekurangan PSBS.
Sehingga para pemain PSS sudah sangat siap menghadapi tuan rumah.
"Saya yakin teman-teman akan melakukan yang terbaik. Pemain juga sudah tahu apa yang akan dilakukan di dalam lapangan," tegasnya.
Pelatih Kepala PSBS Biak Marcos Guillermo Samso mengatakan, saat ini anak asuhnya juga sangat siap untuk menghadapi PSS Sleman.
Sebab para pemain sudah melakukan persiapan dengan berlatih sangat bagus. "Kami sangat senang karena sudah bikin beberapa plan untuk pertandingan ini," cetusnya.
Meski begitu Marcos mengaku tetap akan mewaspadai PSS di laga kali ini. Sebab, pihaknya menilai Laskar Sembada mempunyai cara bermain yang tetap patut untuk diwaspadai.
"Sleman pasti akan cari tiga poin dari menit pertama. Tapi kami juga sudah siap karena kami juga mau dapat poin," bebernya.
Salah seorang pemain PSBS Biak Damianus Putra mengatakan, saat ini ia dan teman-temannya sudah sangat siap menjamu PSS. Sebab, para pemain memiliki waktu panjang untuk melakukan persiapan di laga kali ini.
"Walaupun kami tahu Sleman punya motivasi untuk pertandingan ini. Tapi kami juga punya motivasi tersendiri," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita