RADAR JOGJA – Andre Onana diklaim sebagai salah satu kiper terburuk dalam Sejarah Manchester United dari Nemanja Matic yang merupakan mantan pemain Setan Merah.
Saling sindir ini terjadi dalam sesi pers perempat final Europa League antara Lyon vs Manchester United.
Awalnya, Onana mengklaim bahwa Manchester United saat ini jauh lebih baik daripada Lyon.
Tidak Terima ucapan tersebut, Matic mencap kiper asal Kamerun tersebut sebagai salah satu kiper terburuk Manchester United.
“Jika David De Gea, Peter Schmeichel atau Edwin van der Sar yang mengatakannya, maka saya akan mempertanyakan diri saya sendiri,” ujar Matic.
“Namun jika Anda secara statistik merupakan salah satu kiper terburuk dalam sejarah modern Manchester United, dia perlu menunjukkan hal itu sebelum mengatakannya. Kita lihat saja nanti,” imbuhnya.
Sebagai tanggapan, Onana mengunggah foto dirinya mengangkat Piala FA musim lalu sebagai sindiran dimana Matic selama lima tahun berseragam Setan Merah tidak pernah mengangkat trofi.
“Saya tidak akan pernah bersikap tidak hormat kepada klub lain. Kami tahu bahwa besok akan menjadi pertandingan yang sulit melawan lawan yang kuat,” tulis Onana.
“Kami fokus untuk mempersiapkan penampilan untuk membuat para pendukung kami bangga. Setidaknya saya telah mengangkat trofi bersama klub terhebat di dunia. Beberapa orang tidak bisa mengatakan hal yang sama,” imbuhnya.
Manajer Man United, Ruben Amorim, mengatakan bahwa Matić telah salah mengartikan komentar Onana.
“Besok tidak akan menjadi masalah,” katanya.
“Jika Anda melihat kutipan lengkap dari Andre Onana, itu sangat berbeda. Kalimat pertama adalah bahwa kami tahu ini adalah tim yang sangat, sangat bagus. Terkadang para pemain atau pelatih tidak mendengarkan kutipan lengkapnya dan terkadang itu adalah sebuah kesalahpahaman. Saya mengenal Matic, dia adalah seorang pria yang hebat,” jelasnya.
“Sangat sulit untuk menghadapi hal itu [bagi Onana], itu sudah pasti. Jika Anda membaca semua kutipannya, Anda tidak bisa melihat adanya rasa tidak hormat di sana. Hanya rasa hormat tetapi mencoba untuk memberikan kepercayaan diri dan menunjukkan kepercayaan diri pada timnya. Terutama tahun ini,” pungkasnya.
Editor : Bahana.