Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk mencari dan mengembangkan potensi bibit-bibit atlet arung jeram baru.
Ketua Umum FAJI DIY Agus Langgeng Basuki menjelaskan, pembentukan pengcab ini merupakan bagian dari program kerja Pengda FAJI DIY untuk meningkatkan prestasi atlet arung jeram.
Di mana pembentukan pengcab tersebut akan dilakukan secara bertahap.
"Saat ini yang sudah resmi terbentuk baru satu, yakni Pengcab Bantul. Karena yang lain baru rintisan, dan harapan kami di tahun 2025 ini muncul Pengcab Kulon Progo dan Gunungkidul," jelasnya, Jumat (4/4).
Selain pembentukan Pengcab, lanjut Agus, Pengda FAJI DIY juga akan melakukan berbagai program pembinaan atlet, seperti akan menyelenggarakan Arung Progo Festival.
Yang mana festival tersebut sudah berlangsung selama dua tahun.
"Kami tetap akan meningkatkan prestasi pada bidang olahraga," tegasnya.
Meski saat ini masih terbilang sangat sulit untuk melakukan pembinaan atlet, karena di DIY sangat sedikit peminat dari olahraga arung jeram tersebut.
Akan tetapi Pengda FAJI DIY sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mencari bibit-bibit atlet tersebut.
Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Pengda FAJI DIY yakni dengan cara merangkul beberapa perguruan tinggi dan pramuka untuk mencari bibit-bibit atlet yang sudah punya basic suka dengan olahraga outdoor seperti arung jeram.
"Kami mau menambahkan atlet baru. Mudah-mudahan itu bisa terwujud, supaya FAJI bisa tambah eksis ke depannya," tandasnya. (ayu)
Editor : Bahana.