RADAR JOGJA - Grupo Pachuca mengonfirmasi bahwa komite banding FIFA pada hari Jumat memutuskan bahwa Club Leon tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub 2025 karena peraturan multi kepemilikan turnamen tersebut.
Kedua klub, yang berkaitan dengan Grupo Pachuca, Pachuca dan Club Leon awalnya lolos ke kompetisi dengan memenangkan edisi terpisah dari Piala Champions Concacaf.
“Sejalan dengan pasal 10 ayat empat dari peraturan untuk Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, FIFA telah menetapkan bahwa Club Leon akan dikeluarkan dari kompetisi, dengan klub yang akan diterima sebagai pengganti yang akan diumumkan pada waktunya,” kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
Grupo Pachuca mengaku tidak puas akan Keputusan tersebut dan berniat untuk mengajukan banding secara maksimal karena menurut mereka semua bukti yang membuktikan independensi administratif disajikan secara tepat waktu dan transparan.
“Kami akan mempertahankan apa yang telah dimenangkan di lapangan,” kata Grupo Pachuca.
“Kami tidak setuju dengan keputusan ini, yang akan kami ajukan hingga contoh terakhir dengan otoritas olahraga tertinggi, karena semua bukti dan dokumentasi yang menunjukkan kemandirian administrasi dan olahraga kami disajikan dengan kesempatan penuh dan transparan. Kami akan mempertahankan apa yang telah kami dapatkan di lapangan dengan cara yang adil dan profesional, dengan mengikuti semua peraturan kompetisi,” jelasnya.
Sekretaris Jenderal FIFA bertanggung jawab atas keputusan untuk mengeluarkan Club Leon dari turnamen.
“Tidak ada orang atau badan hukum yang dapat mengontrol atau memberikan pengaruh terhadap lebih dari satu klub yang berpartisipasi dalam kompetisi,” demikian bunyi pasal 10 aturan kepemilikan Piala Dunia Antarklub 2025 FIFA.
Masih belum jelas klub Concacaf mana yang akan menggantikan Club Leon di turnamen mendatang.
Tim asal Kosta Rika, Liga Deportiva Alajuelense, telah menjadi yang paling vokal menentang partisipasi Pachuca dan Club Leon di Piala Dunia Antarklub, dengan melaporkan kasus kepemilikan ganda ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.
Editor : Bahana.