RADAR JOGJA - Borussia Dortmund berjuang untuk mencapai perempat final Liga Champions untuk tahun kedua secara beruntun, saat gol-gol di babak kedua dari Emre Can dan Maximilian Beier memberikan mereka kemenangan 2-1 yang layak di Lille pada Kamis (13/3) dini hari.
Can mencetak gol dari titik penalti untuk membatalkan gol pembuka Jonathan David sebelum Beier mencetak gol kemenangan saat tim asal Jerman, yang menjuarai kompetisi ini pada tahun 1997 dan menjadi runner-up musim lalu, meraih kemenangan agregat 3-2.
Mereka akan menghadapi Barcelona untuk memperebutkan satu tempat di babak semifinal.
Ini merupakan akhir yang kejam bagi Lille, yang harapannya untuk mencapai babak perempat final kompetisi ini untuk pertama kalinya pupus setelah menjalani musim yang menjanjikan, di mana mereka berhasil lolos langsung ke babak 16 besar dari fase liga dengan kemenangan-kemenangan penting atas Real Madrid dan Atletico Madrid.
“Kami sangat lega karena, di satu sisi, sudah cukup untuk melaju dan di sisi lain, karena kami juga telah menampilkan satu performa yang sangat baik. Kami memiliki banyak sekali peluang untuk mencetak gol di babak pertama,” ujar gelandang Dortmund, Sebastian Kehl.
“Tim juga tidak mengendur di babak kedua, dan kemenangan ini lebih dari pantas. Pada akhirnya, kami terus melakukannya, menjaga tempo dan intensitas tetap tinggi dan oleh karena itu selalu percaya bahwa kami dapat membalikkan keadaan,” imbuhnya.
Lille mengawali laga dengan sempurna dengan David menceploskan bola dari hasil umpan Ismaily di menit kelima.
Remy Cabella kemudian melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar gawang setelah pergerakan tim yang baik, namun Die Borussiens nyaris menyamakan kedudukan saat bek Alexsandro menggagalkan upaya Pascal Gross, yang tendangannya telah menaklukkan kiper Lucas Chevalier.
Penjaga gawang Lille melakukan penyelamatan gemilang dalam situasi yang penuh sesak di mulut gawang untuk mempertahankan keunggulan tuan rumah, namun Dortmund tetap tampil dominan.
Lille kembali menguasai jalannya pertandingan dan sundulan Benjamin Andre masih melebar, namun Dortmund memiliki peluang terakhir di babak pertama melalui Gross.
Tim tamu tampil lebih baik setelah jeda dan menyamakan kedudukan di menit ke-54 ketika Can mengonversi tendangan penalti setelah Thomas Meunier melakukan pelanggaran terhadap Serhou Guirassy.
Dortmund memiliki peluang lebih lanjut melalui Karim Adeyemi dan Beier, yang mencetak gol di menit ke-65 dengan tendangan ke pojok atas gawang setelah melakukan putaran yang cerdik.
Tim asuhan Niko Kovac, yang berada di peringkat 10 Bundesliga, bertahan dengan baik dan tidak pernah berada dalam bahaya.
Editor : Bahana.