RADAR JOGJA - Striker andalan PSIM Yogyakarta, yakni Rafael da Sa Rodrigues alias Rafinha kini tengah menjadi sorotan. Bukan hanya soal kontribusinya untuk PSIM, tapi juga kontroversinya melakukan selebrasi ‘dingin’ yang sebelumnya dilakukan oleh Beckham Putra.
Perlu diketahui bahwa setelah Beckham Putra melakukan selebrasi ‘dingin’ pada saat melawan Persija Jakarta (16/02), dirinya mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI, yakni sanksi dua pertandingan dan denda sebesar Rp 75 juta.
Persib Bandung melihat hal tersebut, langsung segera melakukan banding atas sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI.
Melansir dari laman Persib Bandung, pihak Persib Bandung langsung segera mengajukan banding kepada pihak Komdis PSSI pada (20/2) yang lalu.
“Begitu salinan keputusan Komdis PSSI dirilis pada tanggal 20 Februari 2025, manajemen langsung bergerak cepat dengan mengajukan proses banding. Kami mengajukan keberatan dan banding dengan dasar bahwa tidak ada provokasi sama sekali yang dilakukan Beckham Putra,” tulis Official Statment dari pihak Persib Bandung.
Terbaru, Komdis PSSI kemarin menolak permohonan banding dari pihak Persib Bandung atas sanksi yang diberikan pada Beckham Putra.
“Menolak permohonan dan alasan banding Klub Persib Bandung untuk pemainnya atas nama Beckham Putra Nugraha Nomor: 012/DIR-PBB/II/2025 tanggal 22 Februari untuk seluruhnya,” tulis surat keputusan Komdis PSSI.
Melihat keputusan tersebut, Persib Bandung dan Bojan Hodak harus menerima keputusan pihak Komdis PSSI sekaligus kehilangan sang pemain untuk waktu yang lama.
Disisi lain baru-baru ini Bojan Hodak menyoroti selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, yakni Rafinha yang juga melakukan selebrasi mirip Beckham Putra pada pertandingan final Liga 2 antara PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC.
“Saya melihat selebrasi pemain PSIM Yogyakarta (Rafinha) dengan selebrasi yang serupa (Beckham Putra). Apakah mereka mendapat denda atau tidak?” tanya Bojan Hodak dilansir dari Instagram @liga1talk.
Tentu ketegasan dari pihak Komdis PSSI sangat diperlukan pada kasus yang kurang lebih sama dengan apa yang dialami oleh gelandang serang Persib, yakni Beckham Putra.
Kita lihat bagaimana keadilan yang akan coba dihadirkan oleh Komdis PSSI. Apalagi saat ini Komdis tengah menjadi sorotan oleh Bobotoh yang menganggap tengah menghalangi Persib meraih gelar back-to-back juara Liga 1.
Editor : Bahana.