JOGJA - Setelah memastikan lolos ke Liga 1 musim 2025/2026 dan menjuarai Liga 2 musim 2024/2025 ini, manajemen PSIM Jogja langsung tancap gas mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi di kasta teratas di sepak bola Indonesia yang semakin ketat dan berat. Salah satu langkah yang diambil adalah mencari pelatih asing untuk bisa membawa prestasi di Liga 1.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa nama opsi pelatih asing yang akan menangani Laskar Mataram di Liga 1 musim depan. Para pelatih asing itu akan menjalani wawancara dengan manajemen Sabtu (1/3).
"Sabtu udah wawancara pelatih asing. Ciri-cirinya, pelatih muda 30 sampai 40 tahun. Kandidatnya sudah banyak banget ini," ungkapnya Jumat (28/2).
Meski sudah ada beberapa nama calon pelatih asing, secara pribadi manajemen ingin pelatih yang nantinya datang dari Spanyol atau Portugal. Sebab, menurut Razzi, sepak bola di kedua negara itu sangat kental.
"Saya cocok dengan gaya bermain sepak bola di dua negara itu. Tapi pelatih itu harus bisa bahasa Inggris," lontar Razzi.
Sementara untuk Erwan Hendarwanto yang berhasil membawa PSIM promosi ke Liga 1 dan menjuarai Liga 2, manajemen akan menempatkan pelatih asal Magelang itu sebagai asisten pelatih.
"Saya ingin Coach Erwan besok bisa belajar dari pelatih asing itu. Tapi di EPA dia (Erwan) nanti kepalanya atau direktur teknisnya. Saya ingin Coach Erwan bisa menyalurkan filosofi bermain first team di EPA," ujarnya.
Harapannya dengan formasi seperti itu, Razzi ingin PSIM ke depan bisa memilih gaya bermain yang memiliki ciri khas sendiri. "Saya ingin ke depan ada pemain muda (EPA), dua atau tiga pemain yang promosi ke tim utama," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita