RADAR JOGJA - Bintang Brasil, Neymar, mengungkapkan bahwa dirinya hampir bergabung dengan Bayern München karena bujukan Pep Guardiola.
Dalam pernyataannya melalui jurnalis Fabrizio Romano, Neymar menceritakan pengalaman uniknya saat Guardiola berusaha membawanya ke klub yang akan ia latih.
Setelah memenangkan Penghargaan Puskás, Neymar mengaku menerima telepon dari sang ayah pada pukul 2 pagi.
Ketika membuka pintu dalam keadaan masih mengenakan pakaian tidur, ia mendapati ayahnya datang bersama Pep Guardiola dan seorang penerjemah.
“Pep berkata: ‘Saya ingin merekrutmu dan membawamu ke mana pun saya pergi. Saya akan menjadikanmu pemain terbaik di dunia’,” ungkap Neymar.
Guardiola bahkan menunjukkan rencana taktiknya kepada Neymar melalui dokumen dan laptop.
“Jika kamu tidak mencetak 60 gol dalam satu musim, saya akan mengganti nama saya," kata dia menjelaskan posisi Neymar di dalam tim.
Saat Neymar bertanya soal klub tujuan, Guardiola awalnya merahasiakannya, tetapi akhirnya mengaku bahwa ia akan melatih Bayern München.
Meski ditawari proyek menarik, Neymar akhirnya memilih bergabung dengan Barcelona, yang membawanya meraih banyak gelar, termasuk Liga Champions. (Samil Ngirfan Al Makki)
Editor : Meitika Candra Lantiva