RADAR JOGJA – Roken Tampubolon menjelma menjadi sosok yang sangat penting bagi PSIM Jogja musim ini selain Rafinha yang menjadi top skor Laskar Mataram.
PSIM menjadi juara Pegadaian Liga 2 2024/25 setelah kalahkan Bhayangkara FC dalam laga final yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo pada Rabu (26/2) sore. Laskar Mataram menang dengan skor 2-1.
Sebelumnya, PSIM memastikan satu tiket promosi ke Liga 1 setelah meraih kemenangan atas PSPS Pekanbaru pada matchday terakhir babak 8 besar di Stadion Mandala Krida.
Roken menjadi sosok penting dalam dua pertandingan tersebut dengan mencetak satu gol di saat-saat terakhir dalam dua pertandingan itu.
Dalam laga lawan PSPS pada Senin 17 Februari, Rafinha membuka keunggulan bagi laskar Mataram pada menit ke-11, sebelum Ilham Fathoni menyamakan kedudukan pada menit ke-36.
Roken mencetak gol pada menit ke-87 untuk memastikan kemenangan bagi PSIM, meskipun hasil imbang sudah cukup untuk membawa tim besutan Erwan Hendarwanto memuncaki klasemen grup X dan kunci tiket promosi.
Namun, kemenangan menjadi titik klimaks bagi PSIM dengan euphoria yang dirayakan oleh para suporter dan masyarakat Jogja.
Selain itu, Roken menjadi pahlawan PSIM dengan mencetak gol di partai final di masa perpanjangan waktu.
Rafinha menjadi protagonist Laskar Mataram dengan mencetak gol pembuka dalam partai puncak pada babak pertama yang mana Ryan Felipe mencetak gol penyeimbang bagi Bhayangkara FC di babak kedua.
Sontekan keras Roken pada menit ke-96 yang berubah arah setelah mengenai pemain bertahan the Guardian memastikan kemenangan bagi Laskar Mataram.
Gol tersebut membawa PSIM menjadi kampiun Liga 2 dengan mengangkat Piala.
Roken sendiri bisa dikatakan memiliki musim yang berat pada tahun ini. Di babak pendahuluan musim ini, pemain 25 tahun tersebut hanya memiliki menit bermain yang minim.
Namun, hal tersebut cukup berubah ketika PSIM memasuki babak 8 besar dan Roken lebih sering mendapatkan menit bermain.
Dengan menit bermainnya yang bertambah, pemain bernomor punggu 54 di kubu Laskar Mataram tersebut menjawab dengan dua gol dalam pertandingan yang penting.
Menanggapi satu gol yang dia cetak di pertandingan final, Roken mengaku bersyukur dan Bahagia dengan apa yang dia capai bersama PSIM.
“Kalau dari saya, bersyukur atas hasil laga ini. Karena ini adalah laga final. Kita enjoy, tanpa beban. Alhamdulillah, Tuhan kasih hasil ini yang terbaik,” ujar Roken.
Editor : Bahana.