RADAR JOGJA - Venue final Liga 2 mempertemukan juara Grup X PSIM Jogja melawan juara Grup Y Bhayangkara Presisi FC, akhirnya ada kepastian yakni di Stadion Manahan Solo. Pertandingan bakal dihelat hari Rabu (26/2) mendatang mulai pukul 15.00.
Manajemen PSIM Jogja resmi mengajukan perubahan lokasi pertandingan final Pegadaian Liga 2 2024/2025 itu kepada PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Keputusan diambil karena final Liga 2 bertepatan dengan acara lain yang telah lama direncanakan di Stadion Mandala Krida.
Manajemen telah menyadari potensi kekecewaan yang mungkin timbul akibat perubahan lokasi final Liga 2 ini. Terutama bagi para pendukung setia PSIM Jogja yang telah menantikan laga di kandang sendiri. Apalagi jarak Jogja- Solo lumayan jauh, sekitar 60 Km.
Namun setelah mempertimbangkan semua faktor, termasuk ketersediaan stadion alternatif yang memenuhi standar keselamatan dan kelayakan, manajemen PSIM Jogja yakin pemindahan laga dari Stadion Mandala Krida ke Stadion Manahan adalah solusi terbaik. Ini untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan pertandingan final.
"Kami sudah ajukan 17 ribu tiket untuk penonton dan sudah mendapatkan surat izin venue serta sudah memohon ke pihak kepolisian. Hari ini (kemarin, Red) sedang di perjuangkan oleh teman-teman LOC Solo," jelas Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar, kemarin (22/2) siang.
Laga final Liga 2 ini sangat penting bagi kedua tim, mengingat laga itu menjadi ajang perebutan gelar juara Liga 2. Sekaligus uji kedua tim finalis yang sudah otomatis promosi ke Liga 1 di musim depan.
Oleh karena itu, manajemen klub berjuluk Laskar Mataram ini telah berkomitmen dan memutuskan untuk menyelenggarakan pertandingan final di Stadion Manahan, Solo. Ini mengingat stadion ini merupakan stadion dengan standar kualitas lebih baik.
"Semoga pertandingan ini bisa berjalan dengan lancar," tegas Wendy. Ia tak lupa juga mengimbau kepada seluruh suporter yang nantinya mau berangkat ke Solo untuk menyaksikan laga final ini, agar menjaga tata tertib, baik di jalan maupun saat di Stadion Manahan.
"Kami harap para teman-teman suporter bisa tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan mematuhi aturan-aturan selama di jalan raya. Tunjukkan kita suporter yang tertib dan taat aturan," tandas Wendy. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun