Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Leicester City 0-4 Brentford, The Foxes Telan Kekalahan Kandang Keenam Secara Beruntun, Van Nistelrooy Akui Sebuah Langkah Mundur

Satria Putra Sejati • Sabtu, 22 Februari 2025 | 16:42 WIB
Selebrasi pemain Brentford atas kemenangan 4-0 atas Leicester City di Liga Inggris
Selebrasi pemain Brentford atas kemenangan 4-0 atas Leicester City di Liga Inggris

RADAR JOGJA - Bryan Mbeumo dari Brentford mencetak satu gol dan memberi assist untuk gol lainnya dalam kemenangan 4-0 atas Leicester City pada Sabtu (22/2/2025) dini hari, saat penampilan lini belakang yang buruk membuat the Foxes yang terancam degradasi mengalami kekalahan kandang keenam mereka secara beruntun di Liga Inggris/ Premier League.

Dengan kebobolan 59 gol dan 10 kekalahan dalam 11 pertandingan terakhir mereka di liga, Leicester kini memiliki rekor pertahanan terburuk di liga, dan penampilan di pertandingan ini tidak memberikan sedikitpun tanda bahwa anak asuh Ruud van Nistlerooy mampu untuk membalikkan keadaan.

Sebuah kesempatan di awal pertandingan untuk Jamie Vardy membuat pertandingan dimulai dengan positif, namun itu merupakan salah satu dari sedikit titik terang bagi para pendukung the Foxes untuk bersorak saat keadaan menjadi berantakan dengan cepat.

Kekalahan tersebut dimulai ketika sang playmaker Brentford, Mikkel Damsgaard, memberikan umpan pada Yoane Wissa untuk membuka skor di menit ke-17, dan 10 menit kemudian sang pemain internasional Denmark tersebut memberikan umpan pada Mbeumo di sisi kanan lapangan, dan ia melepaskan tendangan melengkung yang tidak dapat dihalau untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Lima menit kemudian, lini pertahanan Leicester kembali lengah dalam sebuah tendangan bebas, saat Mbuemo memberikan umpan kepada Christian Norgaard, yang melepaskan sundulan ke dalam gawang, yang membuat sejumlah penggemar berlari menuju pintu keluar.

Norgaard kemudian membentur tiang gawang sebelah kiri dengan sundulannya di waktu tambahan babak pertama dan Brentford juga mendapatkan satu gol yang dianulir karena handball sebelum turun minum, ketika lini belakang Leicester tidak memberikan banyak perlawanan.

Masuknya penyerang asal Argentina, Facundo Buonanotte, di menit ke-55 memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan oleh serangan Leicester, namun percikan yang ia berikan dengan cepat dipadamkan oleh hujan lebat yang berlangsung di sebagian besar babak kedua.

Sebaliknya, pemain pengganti Brentford, Fobio Carvalho, mencetak gol keempat di menit-menit akhir dan Brentford naik ke peringkat 10 klasemen dengan 37 poin, sementara tuan rumah tetap berada di peringkat 19 dengan 17 poin, dengan Van Nistelrooy yang terlihat murung ketika ia mendiskusikan penampilan timnya.

“Anda harus mengakui bahwa ini adalah sebuah langkah mundur yang besar. Ada harapan setelah penampilan terakhir, awal pertandingan penuh dengan harapan... Setelah awal yang cemerlang dari kami, kami tidak pernah berada dalam permainan lagi dan saat turun minum permainan sudah selesai,” ujar Nistelrooy.

“Secara keseluruhan, level secara umum dan perbedaan antara level antara Brentford dan kami sangat besar. Mereka menunjukkan bahwa mereka selangkah lebih maju dari kami saat ini,” imbuhnya.

Editor : Bahana.
#liga inggris #Bryan Mbeumo #leicester city #Brentford #premier league #ruud van nistelrooy