RADAR JOGJA - Menghadapi defisit tiga gol dari leg pertama pekan lalu, Galatasaray harus berusaha untuk melakukan comeback ajaib saat mereka menjamu AZ Alkmaar di RAMS Park, Jumat (21/2/2025) dini hari.
Pertandingan playoff Europa League kedua tim akan berakhir di Istanbul, dengan Galatasaray harus menentang sejarah untuk menyingkirkan AZ. Siapapun yang menang akan menghadapi Manchester United atau Tottenham Hotspur di babak 16 besar.
Meskipun tendangan Roland Sallai berhasil membatalkan tendangan bebas spektakuler Sven Mijnans yang menyamakan kedudukan atas Galatasaray di Alkmaar, sang raksasa Turki pada akhirnya harus menelan kekalahan 4-1, di mana pengusiran Kaan Ayhan di babak kedua terbukti sangat merugikan.
AZ memanfaatkannya dengan mencetak dua gol lagi setelah merebut kembali keunggulan melalui tendangan penalti Troy Parrott, meninggalkan Gala dengan sebuah gunung yang terjal untuk didaki sebelum pertandingan pekan ini.
Okan Buruk masih dapat memimpikan kebangkitan yang luar biasa, meskipun begitu, saat timnya telah mencetak tiga gol atau lebih dalam enam dari tujuh pertandingan kandang terakhir mereka di Eropa. Saat Cimbom juga telah mencetak setidaknya tiga gol dalam lima pertandingan kandang terakhir mereka di Europa League, para pendukung mereka yang terkenal sangat bersemangat akan tetap memiliki harapan.
Namun, Galatasaray telah kebobolan setidaknya satu kali dalam 21 pertandingan kontinental terakhir mereka, dan jika mereka kembali kebobolan satu gol lagi pekan ini, maka mereka akan mengakhiri kesempatan mereka untuk mencapai babak 16 besar.
Sejarah tidak berpihak pada Galatasaray dimana ada 57 kasus sebelumnya di mana sebuah tim kalah di leg pertama babak sistem gugur Europa League dengan selisih tiga gol atau lebih, dan hanya satu yang berhasil melaju saat Valencia melakukannya saat menghadapi Basel pada tahun 2014 - kalah 3-0, sebelum menang 5-0 satu minggu kemudian.
Setelah pertandingan Super Lig mereka sebelumnya dihentikan secara tiba-tiba ketika seluruh pemain Adana Demirspor meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes, sang juara Turki mengalahkan Caykur Rizespor dalam pertandingan yang lebih konvensional.
Sang pemain bintang, Victor Osimhen, mencetak dua gol di Rize, dan kembalinya dia dari skorsing UEFA akan memberikan tuan rumah sebuah dorongan yang sangat dibutuhkan.
Dengan keunggulan yang cukup besar, AZ pastinya berada di posisi unggulan dan mereka memiliki waktu libur akhir pekan dari pertandingan domestik untuk mempersiapkan diri.
Hanya Ajax yang kemasukan lebih sedikit gol di Eredivisie musim ini, namun mereka kurang tangguh di kancah Eropa sejauh ini.
Pada kenyataannya, anak asuh Maarten Marten tertinggal tiga gol di babak pertama dalam pertandingan tandang terakhir mereka, atas tim yang berada di fase liga, Ferencvaros, meskipun mereka tetap berhasil meraih kemenangan 4-3.
Sementara, dengan 20 gol, Galatasaray adalah pencetak gol terbanyak di Europa League 2024-25, AZ berada di posisi ketiga di peringkat tersebut dengan hanya tiga gol lebih sedikit, sehingga pertandingan ini bisa saja berubah menjadi drama adu penalti yang spektakuler.
Termasuk kemenangan pekan lalu, klub asal Alkmaar ini telah meraih empat kemenangan beruntun, dengan kemenangan di perempat final KNVB Beker yang diapit oleh kekalahan 2-0 dari Willem II dan PEC Zwolle.
Jadi, mereka akan melangkah ke pertandingan yang pasti akan disambut hangat dengan keyakinan penuh bahwa mereka dapat mengalahkan salah satu tim favorit.
Head to head:
14/02/2025 AZ Alkmaar 4-1 Galatasaray
5 pertandingan terakhir Galatasaray:
18/02/2025 Rizespor 1-2 Galatasaray
14 02/2025 AZ Alkmaar 4-1 Galatasaray
09/02/2025 Galatasaray 1-0 Adana Demirspor
06/02/2025 Boluspor 1-4 Galatasaray
04/02/2025 Gaziantep 0-1 Galatasaray
5 pertandingan terakhir AZ Alkmaar:
14/02/2025 AZ Alkmaar 4-1 Galatasaray
09/02/2025 AZ Alkmaar 2-0 PEC Zwolle
07/02/2025 AZ Alkmaar 3-1 Quick Boys
03/02/2025 Willem II 0-2 AZ Alkmaar
31/01/2025 Ferencvaros 4-3 AZ Alkmaar
Prediksi susunan pemain:
Galatasaray (4-2-3-1):
Muslera (GK); Jelert, Sanchez, Bardakci, Kutlu; Torreira, Sara; Sallai, Mertens, Yilmaz; Osimhen
AZ Alkmaar (4-2-3-1):
Owusu-Oduro (GK); Kasius, Goes, Penetra, Wolfe; Clasie, Koopmeiners; Poku, Mijnans, Lahdo; Parrott
Prediksi:
Kami mengatakan: Galatasaray 3-2 AZ Alkmaar (AZ Alkmaar menang agregat 6-4)
Galatasaray belum pernah kalah dalam 24 pertandingan liga, namun kompetisi Eropa memperlihatkan kekurangan mereka dimana pertandingan kandang mereka di Europa League rata-rata menghasilkan 5,5 gol, dan tren tersebut dapat terus berlanjut.
Setelah hasil imbang di fase liga dengan AZ dan kekalahan pekan lalu, kemenangan Gala di kesempatan ketiga akan sia-sia.
Editor : Bahana.