SLEMAN - PSS Sleman secara resmi telah menunjuk Pieter Huistra menggantikan posisi Mazola Junior sebagai pelatih kepala baru di tubuh tim Super Elja.
Kedatangan Pieter Huistra tersebut telah diumumkan oleh pihak manajemen melalui akun media sosial PSS Sleman, Rabu (19/2/2025).
Dalam unggahan di media sosial tersebut, manajemen PSS Sleman sangat berharap kepada Pieter Huistra supaya bisa membawa banyak kemenangan untuk tim Laskar Sembada di sisa kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini.
Diketahui sebelum resmi bergabung ke PSS Sleman, Pieter Huistra sendiri menukangi Borneo FC hingga pada pertengahan Januari 2025 lalu.
Bahkan pelatih asal Brasil itu juga sempat ditunjuk sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia pada tahun 2015 silam.
Tak hanya itu saja, Pieter Huistra sendiri juga merupakan pelatih yang membawa Borneo FC meraih juara di kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 silam.
Di sisi lain, PSS Sleman sendiri telah melepas Mazola Junior dari kursi kepelatihan tim.
Pengumuman kepergian pelatih asal Brasil itu juga diumumkan melalui akun media sosial tim Super Elja beberapa hari sebelum Pieter Huistra masuk ke tubuh tim.
Keputusan manajemen PSS Sleman memutuskan kontrak dengan Mazola itu dikarenakan manajemen merasa pelatih asal Brasil tersebut belum bisa memenuhi ekspektasi tim di sisa kompetisi Liga 1 musim ini.
Tercatat sebelum pergi meninggalkan tim PSS Sleman, Mazola Junior sendiri telah menelan empat kali kekalahan secara beruntun.
Sehingga dari hasil tersebut saat ini tim Laskar Sembada harus terperosot ke dalam zona degrdasi atau di posisi 17 klasemen sementara dengan torehan 19 poin.
Baca Juga: Presiden Prabowo Akan Lakukan Reshuffle Kabinet, Sejumlah Pejabat Dilantik Sore Ini
"Semuanya dievaluasi pasti itu, yang namanya tidak menang pasti ada evaluasi itu udah hal yang wajar di sepak bola profesional," ungkap Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu, Rabu (19/2/2025).
Meski saat ini berada dalam zona degrdasi. Namun manajemen PSS Sleman sendiri tetap masih optimis jika di sisa kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini skuad tim Laskar Sembada mampu keluar dari zona degradasi tersebut.
Tim Super Elang Jawa sendiri sebenarnya masih mempunyai peluang yang cukup besar untuk keluar dari zona degradasi tersebut.
Mengingat saat ini PSS Sleman sendiri hanya berjarak satu poin saja dari Semen Padang FC yang berada di dalam zona aman.
Apalagi, dengan kedatangan pelatih baru, pihak manajemen PSS Sleman sendiri juga semakin optimis jika timnya bisa lebih baik ke depan. Kemampun Pieter Huistra akan diuji pada laga terdekat Laskar Sembada yang akan melawat ke markas tim promosi yakni Malut United, di Stadio Gelora Kie Raha, Minggu (23/2) mendatang.
"Yang pasti target kami adalah menang. Tidak mungkin main bola itu targetnya kalah," tegas Leonard. (ayu)
Editor : Meitika Candra Lantiva