RADAR JOGJA – PSIM Jogja berhasil catatkan sejarah dan memastikan satu tempat promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kepastian itu didapat usai meraih kemenangan atas PSPS Pekanbaru pada matchday terakhir grup X babak 8 besar Pegadaian Liga 2 2024/25.
PSIM kalahkan PSPS dengan skor 2-1 dimana gol dari Laskar Mataram dicetak oleh Rafinha dan Roken Tampubolon.
PSIM sendiri terakhir kali bermain di kasta tertinggi terjadi pada tahun 2008/09. Sayangnya, pada saat itu Laskar Mataram memilih untuk mengundurkan diri karena Gempa besar yang menimpa.
Bisa dikatakatan hampir dua dekade lamanya salah satu tim tertua di Indonesia ini kembali ke Liga 1.
Pertandingan yang berjalan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2) sore berlangsung cukup sengit.
Rafinha membua keunggulan melalui penalti pada menit ke-12 dengan tembakan panenkanya.
PSPS dipaksa bermain dengan 10 pemain setelah Iman Fathurahman diganjar kartu merah langsung pada menit ke-32.
Ilham Fathoni menjadi penyelamat Asykar Bertuah setelah mencetak gol lima menit berselang melalui penalti untuk membuat kedaan kembali berimbang 1-1.
Di babak kedua, PSIM yang unggul jumlah pemain terlihat kesulitan untuk menembus lini pertahanan PSPS.
Roken Tampubolon yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan Laskar Mataram di menit ke-87.
Kemenangan 2-1 ini memastikan PSIM memuncaki klasemen grup X babak 8 besar dengan 15 poin. Selain itu, tiket promosi juga didapat secara otomatis.
Selanjutnya, Laskar Mataram menanti pertandingan perebutan gelar juara Pegadaian Liga 2 dengan menantang juara grup Y.
Editor : Bahana.