Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Leicester City 0-2 Arsenal, Skema Dadakan Mikel Arteta, Merino Menjadi Penyerang Cetak Brace

Satria Putra Sejati • Minggu, 16 Februari 2025 | 05:32 WIB
Selebras Mikel Merino usai cetak gol ke gawang Leicester City dalam kemenangan 2-0 bagi Arsenal di Liga Inggris
Selebras Mikel Merino usai cetak gol ke gawang Leicester City dalam kemenangan 2-0 bagi Arsenal di Liga Inggris

RADAR JOGJA - Mikel Merino mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk menjaga harapan Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris tetap hidup dengan kemenangan 2-0 lawan Leicester City pada Sabtu (15/2/25) malam, setelah pemain asal Spanyol itu didorong ke posisi penyerang tengah karena krisis cedera yang dialami klubnya di lini depan.

Arsenal memiliki koleksi 53 poin dari 25 pertandingan mereka, tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen Liverpool yang baru bermain Minggu malam, sementara Leicester tetap berada di zona degradasi dengan 17 poin dari 25 pertandingan musim ini.

Pemain pengganti Merino bangkit untuk menyundul umpan silang Ethan Nwaneri dari sisi kanan pada menit ke-81, sebelum menyarangkan gol tanpa kawalan di tiang gawang saat bola sodoran dari Leandro Trossard membuatnya keluar dari kotak penalti enam menit kemudian.

“Manajer Mikel Arteta mengatakan kepada saya bahwa saya akan tampil sebagai penyerang dan memastikan saya bermain dengan kemampuan terbaik. Ini adalah pertama kalinya dalam karier saya bermain di posisi tersebut,” kata Merino.

“Hari ini adalah pertandingan yang sulit, kami tahu bahwa kami akan menghadapi tim yang sedang berjuang untuk menghindari degradasi. Namun pertandingan seperti hari ini sangat bagus untuk tim," imbuhnya.

The Gunners kini tak terkalahkan dalam 15 pertandingan liga, memenangkan 10 di antaranya, rekor terbaik mereka sejak mereka meraih 16 pertandingan tanpa kekalahan pada musim 2010-11 saat Arsene Wenger menjadi pelatih.

Leicester kini telah menjalani 17 pertandingan liga sejak terakhir kali mereka mencatatkan clean sheet dan terdapat protes dari para penggemar di menit ke-14, dan di luar stadion, yang sepertinya ditujukan kepada direktur sepak bola, Jon Rudkin.

Peluang yang tercipta sangat sedikit di babak pertama, dan dua peluang terbaik jatuh pada sang gelandang the Foxes , Wilfred Ndidi.

Tendangan volinya dari ujung kotak penalti mengarah langsung ke penjaga gawang Arsenal, David Raya, sebelum ia melepaskan sundulan yang melebar dari tiang gawang saat babak pertama hampir berakhir.

Arsenal mendominasi penguasaan bola di awal babak kedua dan mulai melakukan lebih banyak sentuhan di dalam kotak penalti Leicester. Nwaneri yang tampil gemilang melihat tendangannya dari tepi kotak penalti meleset di atas mistar gawang.

Dengan skor masih 0-0, pemain Leicester, Bobby De Cordova-Reid, terlihat melakukan sundulan ke tiang gawang dari umpan silang mendatar Jordan Ayew, namun Myles Lewis-Skelly melakukan penyelamatan gemilang di menit-menit akhir.

Baca Juga: Kali Keempat, Danamon bersama Adira Finance dan didukung MUFG Manjakan Pengunjung IIMS Jakarta 2025

Pertandingan yang membuat frustasi bagi Arsenal berlanjut ketika Rice memberi umpan kepada Nwaneri, yang masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan keras yang membentur tiang gawang.

Namun mereka akhirnya mendapatkan gol kemenangan mereka dari Merino, yang mungkin akan lebih sering bermain sebagai penyerang di akhir musim dengan Gabriel Martinelli, Gabriel Jesus, Kai Havertz dan Bukayo Saka yang harus absen karena cedera jangka panjang.

Editor : Bahana.
#liga inggris #leicester city #Mikel Merino #arsenal