RADAR JOGJA - Pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, mengatakan bahwa segalanya berjalan salah saat timnya menelan kekalahan 3-0 atas Brighton and Hove Albion pada Sabtu (15/2) dini hari, dan menggambarkannya sebagai penampilan terburuk dalam masa kepelatihannya.
Ini menandai kedua kalinya dalam sepekan Chelsea kalah dari tim asuhan Fabian Hurzeler.
Tim asuhan Maresca, yang tidak diperkuat Nicolas Jackson dan Marc Guiu karena cedera, tampil buruk di lini depan dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
“Rasa frustrasi saya adalah tentang segalanya,” kata Maresca.
“Kami merasa kasihan kepada para penggemar yang datang. Dalam posisi kami saat ini, dengan 14 pertandingan tersisa, kami harus tampil lebih baik lagi,” sambungnya.
“Kami berada dalam momen ketika kami merasa bisa kebobolan dengan mudah dan kesulitan mencetak gol. Saya pikir sebelum gol tersebut, mereka tidak memiliki beberapa peluang. Ada banyak hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik,” jelasnya.
“Sekarang adalah momen di mana kami harus tetap bersatu. Saya selalu merasakan tekanan, namun ini adalah penampilan terburuk sejak saya tiba. Kami masih berada di urutan keempat dan masih dalam perlombaan untuk finis di Eropa,” tegasnya.
The Blues hanya memenangkan dua dari sembilan pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris/ Premier League dan tersingkir dari FA Cup di tangan The Seagulls pekan lalu.
Chelsea tetap berada di urutan keempat dalam klasemen, meskipun salah satu dari Manchester City atau Newcastle United dapat melompati mereka dengan kemenangan dalam pertandingan pada hari Sabtu.
Brighton, sementara itu, naik ke peringkat delapan dengan kemenangan ini setelah memenangkan pertandingan liga pertama mereka sejak kekalahan telak 7-0 di Nottingham Forest.
Editor : Bahana.