Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prediksi Leicester City vs Arsenal Liga Inggris Sabtu 15 Februari Kick Off 19.30, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Satria Putra Sejati • Sabtu, 15 Februari 2025 | 14:05 WIB
Selebrasi pemain Arsenal usai Ethan Nwaneri mencetak gol pertamanya di Liga Champions
Selebrasi pemain Arsenal usai Ethan Nwaneri mencetak gol pertamanya di Liga Champions

RADAR JOGJA - Kembali dari Dubai dengan kondisi yang kurang fit, Arsenal memainkan pertandingan pertama mereka dalam 10 hari pada Sabtu (15/2) malam, saat mereka bertandang ke King Power Stadium untuk bertanding di Liga Inggris/ Premier League melawan Leicester City.

The Gunners belum beraksi sejak dikalahkan oleh Newcastle United di semifinal EFL Cup, sedangkan the Foxes secara kontroversial dikalahkan oleh Manchester United di FA Cup pekan lalu.

Arsenal asuhan Mikel Arteta dapat dimaafkan jika mereka ingin langsung terbang ke Timur Tengah setelah kekalahan 5-1 atas Manchester City, dan melihat penampilan buruk mereka atas Newcastle di leg kedua semi-final EFL Cup, mereka telah berada di Dubai saat bertandang ke St James' Park.

Alih-alih membawa momentum dari kemenangan mereka atas sang juara bertahan, anak asuh Arteta tidak memberikan perlawanan kepada Newcastle asuhan Alexander Isak, yang membuat William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan David Raya gelisah dengan cara yang tidak biasa dilakukan oleh para Gooners.

Kini hanya berjuang untuk meraih gelar Liga Inggris dan Liga Champions di antara saat ini dan musim semi, Arsenal biasanya akan pulang dari jeda pertengahan musim dengan semangat baru, namun berita mengenai cedera hamstring yang dialami Kai Havertz telah memadamkan optimisme sesaat.

Penolakan dewan direksi untuk menyetujui perekrutan penyerang jangka pendek atau jangka panjang di bulan Januari telah menjadi bumerang dengan cara yang sangat mencengangkan, dan meskipun Liverpool gagal meraih kemenangan dalam derbi Merseyside melawan Everton, the Gunners kini mendapati diri mereka tertinggal tujuh poin lebih buruk dalam jumlah pertandingan yang sama.

Namun demikian, pasukan Arteta memiliki rekor tak terkalahkan di kasta tertinggi yang luar biasa, menghindari kekalahan dalam 14 pertandingan terakhir mereka di liga dimana tidak ada sejak masa Arsene Wenger pada 2010-11 yang pernah mencatatkan rentetan panjang tanpa kalah di divisi utama.

Kembali dengan sangat cepat ke bangku cadangan Old Trafford, pelatih Leicester, Ruud van Nistelrooy, menciptakan sebuah frasa sepak bola baru, 'waktu offside', untuk menandingi frasa lama, 'Fergie Time', ketika timnya secara tidak adil tersingkir dari FA Cup pada hari Sabtu lalu.

Dengan perpanjangan waktu yang semakin dekat setelah gol-gol dari Bobby Decordova-Reid dan Joshua Zirkzee, mantan bek tengah The Foxes, Harry Maguire, melepaskan diri dari kawalan lawan dan menyarangkan sebuah tendangan bebas di detik-detik terakhir, meskipun tayangan ulang dengan jelas menunjukkan pemain seharga 80 juta poundsterling tersebut berada dalam posisi offside.

Namun, tanpa adanya VAR, kesalahan hakim garis telah menjadi keputusan akhir dan usaha Leicester tidak membuahkan hasil, yang membuat Van Nistelrooy kecewa saat sang pemain asal Belanda tersebut berusaha untuk mengalihkan fokus timnya kembali ke perebutan zona degradasi Liga Primer.

Terpaut dua poin dari zona aman di peringkat 18 klasemen Liga Inggris, the Foxes tentunya memiliki catatan buruk di kandang yang patut disyukuri atas keadaan mereka saat ini, saat mereka telah kalah dalam empat pertandingan Liga Primer di King Power, kemasukan sembilan gol dan gagal mencetak satu gol pun.

Baca Juga: Pasus DPRD Bantul Datangi Agrowisata Bukit Dermo, Temukan Fasilitas Mangkrak hingga Gardu Pandang Berkarat

Hanya satu tim Liga Inggris yang pernah kalah dalam lima pertandingan kandang secara beruntun tanpa mencetak gol dan kekalahan 4-2 yang memilukan dari Leicester di Emirates pada bulan September menjadikannya enam kekalahan beruntun melawan Arsenal di divisi utama.

Head to head:

28/09/2024 Arsenal 4-2 Leicester City

25/02/2023 Leicester City 0-1 Arsenal

13/08/2022 Arsenal 4-2 Leicester City

13/03/2022 Arsenal 2-0 Leicester City

30/10/2021 Leicester City 0-2 Arsenal

Prediksi susunan pemain:

Leicester City (4-2-3-1):

Hermansen (GK); Justin, Okoli, Faes, Thomas; Ndidi, Soumare; Decordova-Reid, El Khannouss, Ayew; Vardy

Arsenal (4-3-3):

Raya (GK); Timber, Saliba, Gabriel, Lewis-Skelly; Odegaard, Partey, Rice; Nwaneri, Trossard, Sterling

Baca Juga: Polresta Sleman Masih Menunggu Hasil Uji Laboratorium Forensik dari Semarang soal Penyebab Keracunan Massal di Lumbungrejo

Prediksi:

Kami katakan: Leicester City 0-2 Arsenal

Bertahan mungkin merupakan bentuk serangan terbaik bagi tim Arsenal yang sedang terpuruk di the King Power, khususnya ketika melihat penampilan kandang Leicester yang buruk akhir-akhir ini.

The Foxes mungkin telah tampil mengesankan di Old Trafford, namun bahkan the Gunners yang hanya memiliki tiga penyerang yang fit akan menjadi lawan yang berbeda bagi Man United yang sedang dalam kondisi kurang baik, dan kami masih berharap anak asuh Arteta dapat menandai kembalinya mereka ke tanah Britania dengan sebuah kemenangan yang nyaman.

Editor : Bahana.
#liga inggris #leicester city #arsenal #susunan pemain #premier league #head to head #prediksi