Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Maignan Eror, AC Milan Takluk dari Feyenoord di Leg Pertama Babak Playoff Fase Gugur Liga Champions

Satria Putra Sejati • Kamis, 13 Februari 2025 | 16:06 WIB
Para pemain Feyenoord rayakan gol ke gawang AC Milan pada leg pertama babak playoff fase gugur Liga Champions
Para pemain Feyenoord rayakan gol ke gawang AC Milan pada leg pertama babak playoff fase gugur Liga Champions

RADAR JOGJA - Sebuah kesalahan di bawah mistar gawang memberi Feyenoord kemenangan 1-0 di kandang atas AC Milan dalam pertandingan leg pertama babak playoff fase gugur Liga Champions yang penuh aksi pada Kamis (13/2) dini hari, hanya dua hari setelah klub Belanda itu memecat pelatih mereka.

Igor Paixao mencetak satu-satunya gol dalam laga ini setelah tiga menit ketika tendangan spekulasinya dari sayap kiri meluncur deras di atas permukaan lapangan yang basah dan melewati sarung tangan kiper Milan, Mike Maignan.

Itu adalah tendangan yang seharusnya menjadi penyelamatan rutin bagi pemain internasional Prancis, namun kesalahan tersebut memberikan Feyenoord awal yang baik dan menjadi awal bagi penampilan gemilang Paixao.

Pemain sayap asal Brazil ini merupakan jantung dari serangan Feyenoord saat tim tuan rumah tidak menunjukkan dampak buruk dari keputusan mengejutkan untuk memecat sang pelatih, Brian Priske pada awal pekan.

Pelatih sementara Pascal Bosschaart memulai dengan awal yang baik setelah dipromosikan di hari yang sama dari pekerjaannya sebagai pelatih tim U-21 Feyenoord, yang membuatnya hanya memiliki sedikit waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini.

Paixao tidak henti-hentinya merepotkan bek kanan baru Milan, Kyle Walker, dengan pergerakannya di sisi sayap dan nyaris mencetak gol kedua melalui tendangan melengkung pada menit ke-37 yang masih membentur mistar gawang tim tamu.

Setelah jeda, aksi Paixao menciptakan peluang bagi pemain pengganti Julián Carranza, namun tembakannya melebar dari jarak dekat dan kedua tim berjuang keras untuk menciptakan peluang-peluang yang jelas, meskipun atmosfer di De Kuip cukup panas di mana hujan deras menghambat jalannya pertandingan di babak pertama.

“Ini adalah malam-malam di mana Anda bermain. Kami telah menunjukkan kepercayaan diri seperti ini sebelumnya,” ujar kapten Feyenoord, Quinten Timber.

“Ada alasan mengapa kami berada di sini sekarang. Kami telah memainkan beberapa pertandingan bagus di Liga Champions,” imbuhnya.

Di sisi lain, Rafael Leao memiliki dua peluang bagus sebelum jeda, yang pertama diblok oleh bek Feyenoord Thomas Beelen dan yang kedua dalam sebuah serangan balik di mana ia menusuk ke gawang namun dihentikan oleh tekel tepat waktu dari Givairo Read.

Ini merupakan laga yang tenang bagi gelandang internasional Belanda, Tijjani Reijnders, yang tidak banyak menunjukkan permainannya di lini tengah yang tegas seperti biasanya, namun hampir saja mencetak gol melalui tendangan voli di menit ke-70, dan bagi penyerang asal Meksiko, Santiago Gimenez, yang telah dijual oleh Feyenoord ke Milan.

Milan terlihat sebagai tim yang lebih kuat dalam 20 menit terakhir, namun yang terbaik yang dapat mereka lakukan adalah sebuah tendangan jarak jauh dari Samuel Chukwueze yang mengarah langsung ke kiper Feyenoord, Timon Wellenreuther.

Milan akan menjadi tuan rumah pada pertemuan kedua di San Siro, dengan pemenang agregat akan melaju ke babak 16 besar.

“Kami bisa membalikkan keadaan di leg kedua,” kata Walker setelah menjalani debutnya di Liga Champions bersama klub barunya.

“Kami harus belajar dari malam ini," tegasnya.

Editor : Bahana.
#leg pertama #liga champions #feyenoord #Igor Paixao #Mike Maignan #babak playoff #ac milan #gugur