RADAR JOGJA – PSIM Jogja tengah dalam momentum positif untuk segera memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
PSIM sendiri terakhir kali bermain di Liga 1 pada 2006 lalu, tentu saja keinginan untuk kembali ke kasta tertinggi sangatlah tinggi.
Diawali kemenangan 1-0 atas Deltras Sidoarjo pada babak 8 besar, Laskar Mataram melanjutkan kiprah positif mereka dengan kemenangan 1-0 atas PSPS dalam laga tandang.
Selanjutnya, dua gol Rafinha memastikan kemenangan didepan pendukung sendiri atas Persiraja di Stadion Mandala Krida.
Koleksi sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan cukup untuk memastikan Laskar Mataram mendominasi puncak klasemen grup X.
Kini, menantang Laskar Rencong di Stadion H. Dhimurtala pada matchday keempat, PSIM berharap torehan positif tersebut bisa terus berlanjut.
Tentu saja hal itu cukup berat, apalagi Persiraja memiliki rekor kandang yang cukup apik dimana baru menelan satu kekalahan pada musim ini.
Kekalahan itu terjadi di matchday pertama babak 8 besar, dimana Laskar Rencong dipaksa takluk dari PSPS dengan skor 2-0.
PSIM Jogja sendiri juga memiliki memori indah dalam lawatan ke aceh yang terjadi pada tahun 2016 lalu.
Saat itu juga, Persiraja memiliki catatan kandang yang apik juga namun Laskar Mataram yang sempat tertinggal 1-0 mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol Rangga Muslim dan Engkus Kuswaha.
Kabar baiknya juga pelatih yang memegang kendali PSIM saat itu adalah Erwan Hendarwanto yang kini menjadi caretaker menggantikan posisi Seto Nurdiantoro.
Sementara itu, Erwan berharap PSIM bisa tetap fokus dari awal pertandingan. Dia mengakui Persiraja bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
“Bahkan, kita cukup kesulitan ketika menang di Jogja. Jadi, tidak bisa menjadi jaminan, kita akan menjalani dengan mudah,” ujar pelatih berusia 48 tahun itu.
Erwan berharap para penggawa Laskar Mataram bisa bermain menikmati pertandingan seperti halnya menikmati kota Banda Aceh yang menurutnya sangat bagus tersebut.
“Jadi mudah-mudahan, kita bisa memberikan penampilan yang terbaik untuk pertandingan,” tegasnya.
Editor : Bahana.