RADAR JOGJA - Gelandang Arsenal, Myles Lewis Skelly tidak akan menjalani skorsing tiga pertandingan setelah banding yang diajukan klub atas kartu merahnya di Wolves dikabulkan oleh komisi disiplin Asosiasi Sepakbola Inggris (FA).
Lewis Skelly diusir keluar lapangan oleh wasit Michael Oliver pada menit ke-43 dalam kemenangan 1-0 The Gunners atas Wolves pekan lalu, dengan pemain berusia 18 tahun itu dianggap melakukan pelanggaran serius terhadap Matt Doherty. Keputusan Oliver didukung oleh VAR, Darren England.
FA dan Arsenal mengonfirmasi keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan bersama.
Bos Arsenal Mikel Arteta mengatakan dia benar-benar marah tentang pengusiran Lewis Skelly, yang akan membuatnya absen pada pertandingan kandang melawan Aston Villa di Liga Inggris, yang kedua semifinal Piala Carabao di Newcastle United dan perjalanan ke Leicester City.
Ini adalah ketiga kalinya musim ini seorang pemain memenangkan banding atas kartu merah di Liga Inggris, meskipun VAR beroperasi sebagai jaring pengaman.
Pada bulan September, kapten Manchester United, Bruno Fernandes, diusir dari lapangan saat melawan Tottenham Hotspur.
Kemudian pada bulan November, kapten Brentford Christian Norgaard diusir keluar lapangan atas saran VAR karena melakukan tantangan tinggi terhadap kiper Everton Jordan Pickford.
Manchester United dan Brentford berhasil mengajukan banding atas kartu merah tersebut ke FA, dengan panel yang terdiri dari tiga mantan pemain berkumpul untuk memberikan suara atas keputusan wasit.
Dalam kedua kasus tersebut, panel tersebut mengambil keputusan dengan skor 2-1 untuk membatalkan kartu merah tersebut. Alasan tertulis di balik banding Lewis Skelly akan dipublikasikan pada awal pekan depan.
Fabian Schar (Newcastle United, pelanggaran berat), Daichi Kamada (Crystal Palace, pelanggaran berat) dan Jhon Duran (Aston Villa, tindakan kekerasan) telah mengalami penolakan banding pada musim ini.
Dilain sisi, Polisi telah meluncurkan investigasi terhadap ancaman dan pelecehan yang ditujukan kepada Oliver dan keluarganya setelah kartu merah yang kontroversial tersebut.
Mantan wasit Liga Inggris, Mike Dean mengambil langkah menjauh dari permainan untuk waktu yang singkat pada tahun 2021 setelah melaporkan ancaman pembunuhan kepada polisi.
Itu terjadi setelah ia mengusir gelandang West Ham United Tomas Soucek saat melawan Fulham.
Editor : Bahana.