RADAR JOGJA – Mantan bintang timnas Belgia, Radja Nainggolan, kembali menjadi sorotan, bukan karena aksinya di lapangan hijau, melainkan karena dugaan keterlibatannya dalam kasus penyelundupan kokain.
Ironisnya, penangkapan ini terjadi hanya tiga hari setelah ia mencetak gol dalam debutnya bersama klub barunya, Lokeren-Temse.
Setelah hampir setahun absen dari sepak bola profesional, Nainggolan akhirnya kembali merumput bersama Lokeren-Temse, klub yang berkompetisi di divisi dua Liga Belgia.
Debutnya berlangsung impresif—ia mencetak gol penyeimbang lewat skema tendangan sudut dalam laga melawan Lierse, yang berakhir dengan skor 1-1.
Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama.
Tiga hari kemudian, Senin (27/1/2025), kepolisian Brussel menangkap Nainggolan dalam penyelidikan kasus penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa.
Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar-besaran yang melibatkan penggeledahan di beberapa lokasi di Belgia.
Menurut laporan media lokal AD, investigasi masih berlangsung untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan mantan gelandang AS Roma dan Inter Milan tersebut.
Radja Nainggolan selama ini dikenal sebagai pemain dengan talenta luar biasa, tetapi juga memiliki riwayat kontroversial di luar lapangan.
Kariernya yang cemerlang di klub-klub top Eropa kini tercoreng oleh dugaan kasus narkoba yang bisa menjadi pukulan telak bagi masa depannya di dunia sepak bola. (Reinerd Adventhree K)
Editor : Winda Atika Ira Puspita