Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ruben Amorim Mengaku Khilaf dan Minta Maaf Sebut Manchester United Terburuk Dalam Sejarah

Satria Putra Sejati • Kamis, 23 Januari 2025 | 18:49 WIB
Ruben Amorim enggan berkomentar apakan Andre Onana akan menjadi starter lawan Fulham
Ruben Amorim enggan berkomentar apakan Andre Onana akan menjadi starter lawan Fulham

RADAR JOGJA - Ruben Amorim mengatakan dia menyesal telah mengatakan bahwa tim Manchester United asuhannya merupakan yang terburuk dalam sejarah klub dan bersikeras bahwa ia menyalahkan dirinya sendiri, bukan para pemainnya.

Amorim membuat komentar tersebut setelah kekalahan 3-1 dari Brighton pada pekan lalu.

Berbicara dalam konferensi pers jelang pertandingan Europa League kontra Rangers, pria berusia 39 tahun itu mengklarifikasi pernyataannya.

Namun dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia akan berkhayal jika dia tidak mengakui bahwa dia memiliki masalah yang signifikan setelah mengalami tujuh kekalahan dari 15 pertandingan sebagai pelatih.

“Pertama-tama, saya ingin membicarakan hal itu,” Amorim memulai setelah ditanya tentang pendapatnya bahwa ini adalah tim terburuk Manchester United dalam sejarah.

“Saya lebih banyak berbicara tentang diri saya sendiri daripada para pemain. Saya juga mengatakan dalam tanggapan yang sama bahwa saya tidak membantu para pemain saya. Jika Anda melihat ke sekeliling setiap kali saya berbicara dan setiap kali Anda mendorong tentang para pemain yang tidak cukup baik, saya tidak pernah menyalahkan para pemain saya,” imbuhnya.

“Jadi saya mengerti bahwa saya memberikan judul itu dan terkadang saya merasa frustrasi. Terkadang saya seharusnya tidak mengatakannya dengan istilah-istilah seperti itu, tetapi itulah yang terjadi dan hanya itu,” sambungnya.

“Terkadang sangat sulit untuk menyembunyikan rasa frustrasi pada saat itu. Namun hal yang baik adalah saya mengatakan hal yang sama dengan cara yang berbeda di ruang ganti lima menit sebelumnya. Responsnya cukup normal karena saya sangat berterus terang kepada para pemain saya,” tegasnya.

Amorim mengubah rutinitas normalnya setelah kekalahan dari Brighton, berbicara kepada para pemainnya di ruang ganti segera setelah itu daripada menunggu hingga hari berikutnya untuk melakukan tanya jawab.

Ada laporan bahwa mantan pelatih Sporting CP ini sangat marah hingga merusak sebuah TV.

“Saya masih muda dan terkadang saya melakukan kesalahan,” ujar Amorim.

“Dan itulah mengapa saya tidak [biasanya] berbicara setelah pertandingan. Pada pertandingan ini, saya perlu berbicara dan mungkin itu adalah sebuah kesalahan dan kemudian saya semakin gugup dan pergi ke konferensi pers dengan sangat gugup dan mengatakan hal-hal yang seharusnya tidak saya katakan, itu saja. Terkadang saya adalah seorang pria muda dan saya membuat kesalahan,” lanjutnya.

“Saya mengatakan hal yang sudah jelas. Jika Anda mau, saya bisa berkhayal dan mengatakan hal yang berbeda. Saya berkata kepada para pemain dan saya berkata kepada Anda, saya pikir adalah hal yang baik untuk benar-benar jujur kepada Anda,” jelasnya.

Manchester United akan menghadapi Rangers dalam lanjuan Europa League di Old Trafford pada hari Jumat, setelah menelan empat kekalahan dari lima pertandingan kandang terakhir mereka.

Dalam perjalanan tersebut, tim asuhan Amorim tampil bagus di Liverpool dan Arsenal dan dia menerima bahwa, saat ini, para pemainnya merasa lebih mudah untuk bermain di laga tandang.

Manchester United telah kebobolan gol pertama dalam lima pertandingan terakhir mereka di Old Trafford saat melawan Nottingham Forest, Bournemouth, Newcastle, Southampton dan Brighton.

Mereka juga kebobolan lebih dulu saat menghadapi Arsenal, FC Viktoria Plzen, Manchester City, Tottenham dan Wolves sejak awal Desember.

Editor : Bahana.
#Terburuk #manchester united #europa league #Menyesal #Sejarah Klub #Ruben Amorim