RADAR JOGJA – Pemain bertahan Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas optimis timnya mampu bangkit setelah dua kekalahan beruntun di BRI Liga 1 2024/25.
Persebaya bakal menjamu Malut United pada pekan ke-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dan Catur menegaskan pertandingan tersebut bakal menjadi titik balik bagi Green Force.
Dua kekalahan beruntun Persebaya terjadi di akhir tahun 2024 saat kekalahan dari Bali United 2-0 dan awal tahun 2025 dimana takluk dari PSS Sleman 3-1.
Catur menilai Persebaya tidak terpengaruh dengan hasil minor tersebut. Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi baginya dan kolega untuk kembali torehkan kemenangan.
“Ini jadi motivasi tim untuk bisa bangkit dan bisa meraih sebuah kemenangan demi kemenangan selanjutnya,” ujar Catur.
“Semoga bisa menjadi tolok ukur teman-teman untuk saling meningkatkan kemampuan individual dan tim,” imbuhnya.
Dua rekrutan anyar Persebaya, Dime Dimov dan Dejan Tumbas cukup memberikan penampilan yang menarik saat menjalani debutnya.
Bahkan, Tumbas sempat mencetak gol ke gawang PSS meskipun dianulir oleh VAR.
Catur menambahkan hadirnya dua pemain baru tersebut membawa dampak positif bagi Green Force.
Dia dan kolega Persebaya bakal memberikan dukungan kepada Dimov dan Tumbas agar segera beradaptasi dengan tim dimana mereka bakal bermain di hadapan para suporter untuk pertama kalinya.
“Teman-teman saling support untuk mereka berdua agar cepat beradaptasi di liga dan tim sendiri. (Kemampuan) sangat bagus karena mereka berdua pemain yang bagus untuk bisa menambah kekuatan tim di putaran kedua ini,” jelasnya.
Persebaya masih dalam lintasan yang baik untuk terus berjuang untuk merebut gelar juara BRI liga 1. Green Force masih bertengger di peringkat kedua klasemen dengan selisih 3 poin dari Persib Bandung.
Editor : Bahana.