RADAR JOGJA - AC Milan bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk mengamankan kemenangan 2-1 di markas Como 1907 dalam lanjutan Serie A/ Liga Italia pada Rabu (15/1) dini hari, dengan bek Theo Hernandez dan penyerang Rafael Leao mencetak gol di babak kedua.
Como mengejutkan Milan pada menit ke-60 ketika tendangan mendatar pemain baru Assane Diao di dalam tiang dekat berhasil menaklukkan kiper Milan, Mike Maignan.
Hernandez menyamakan kedudukan untuk Milan di menit ke-71 dengan tendangan voli dari jarak dekat sebelum Leao melepaskan tendangan lob yang menaklukkan kiper Como, Jean Butez, untuk membawa tim tamu unggul lima menit kemudian.
Milan, yang mengalahkan Juventus dan Inter Milan untuk mengangkat Piala Super Italia pekan lalu, untuk sementara naik ke peringkat tujuh dengan 31 poin. Mereka tanpa kemenangan dalam empat dari lima pertandingan liga sebelumnya.
Milan tidak mampu memecah kebuntuan di babak pertama melawan Como yang tampil tangguh.
Pelatih Sergio Conceicao melakukan tiga pergantian pemain di babak pertama, menggantikan Alvaro Morata dan Ismail Bennacer yang dibangkucadangkan, serta Christian Pulisic, yang mengalami benturan di babak pertama. Tammy Abraham, Alex Jimenez dan Yunus Musah masuk menggantikan ketiganya.
Namun keadaan berubah menjadi lebih buruk bagi Milan, yang tertinggal satu gol setelah satu jam pertandingan ketika gelandang Maxence Caqueret memberikan umpan matang kepada Diao di sisi kanan lapangan.
Pemain berusia 19 tahun, yang tiba pekan lalu dari tim La Liga Real Betis, mencetak gol dari dalam kotak penalti untuk mencetak gol pertamanya di Serie A.
Hal tersebut membangkitkan semangat Milan dan Hernandez menyamakan kedudukan setelah menyarangkan bola rebound dari tendangan sudut.
Pemain asal Prancis ini kini telah mencetak 30 gol di Serie A, menjadi pemain bertahan AC Milan pertama yang mencapai jumlah tersebut dan melewati Paolo Maldini dengan 29 gol.
Leao kemudian menyambut umpan mendatar dari Abraham untuk mencetak gol dari tepi kotak penalti dan memastikan tiga poin.
Milan, yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dari sebagian besar tim di klasemen setelah pertandingan Oktober mereka di Bologna ditunda karena banjir di wilayah tersebut, akan bertandang ke Juventus pada hari Minggu.
Mereka kemudian akan berharap untuk memperpanjang empat kemenangan beruntun di Liga Champions saat menjamu Girona pada 23 Januari.
Tim Como asuhan Cesc Fabregas, yang melanjutkan perjuangan mereka untuk tetap berada di divisi utama Italia setelah kembali ke liga setelah 21 tahun, berada di urutan ke-16 dengan 19 poin.
Mereka tidak terkalahkan dalam lima dari enam pertandingan sebelumnya, bermain imbang 1-1 di markas tim peringkat empat, Lazio, pada pertandingan terakhir mereka.
Editor : Bahana.