RADAR JOGJA - Barcelona mencatatkan kemenangan gemilang atas Real Madrid dalam laga final Piala Super Spanyol yang berlangsung pada Minggu, 12 Januari 2025.
Bertempat di King Fahd International Stadium, Riyadh, pertandingan berakhir dengan skor 5-2 untuk kemenangan Blaugrana, mempersembahkan trofi ke-15 mereka di ajang ini.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti kekuatan Barcelona dalam duel El Clasico, tetapi juga mempertegas dominasi mereka di kancah sepak bola Spanyol dan Eropa.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama dengan tempo tinggi.
Real Madrid mengambil inisiatif serangan lebih dulu.
Hanya lima menit berlalu, Kylian Mbappe mencetak gol pembuka setelah menerima umpan cerdik dari Jude Bellingham.
Gol ini memanfaatkan kelengahan lini belakang Barcelona yang sedikit terbuka dalam transisi permainan.
Namun, semangat juang anak asuh Hansi Flick segera terlihat.
Lamine Yamal, yang baru berusia 17 tahun, membalas dengan tendangan keras dari luar kotak penalti di menit ke-12.
Gol ini tidak hanya menyamakan kedudukan tetapi juga mengangkat moral timnya.
Sejak gol penyama tersebut, penguasaan bola lebih banyak dimiliki oleh Barcelona.
Permainan cepat dan penuh kreativitas membuat Real Madrid tertekan.
Pada menit ke-27, Robert Lewandowski menambah keunggulan lewat sundulan tajam setelah memanfaatkan umpan silang yang presisi dari Alejandro Balde.
Striker asal Polandia tersebut menunjukkan ketajamannya sebagai predator di kotak penalti lawan.
Momentum terus berlanjut di pihak Barcelona. Raphinha mencetak gol ketiga untuk timnya pada menit ke-34.
Aksinya yang memukau dengan dribble melewati dua bek lawan diakhiri dengan tendangan mendatar yang tidak mampu diantisipasi oleh kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.
Hanya lima menit sebelum babak pertama berakhir, Alejandro Balde menambah derita Real Madrid dengan gol keempat.
Tembakannya yang terukur membuat Barcelona memimpin jauh dengan skor 4-1 sebelum jeda.
Memasuki babak kedua, Real Madrid mencoba bangkit.
Carlo Ancelotti memasukkan beberapa pemain cadangan untuk menyegarkan lini serang, termasuk Vinicius Junior yang kembali dari cedera.
Meski demikian, Barcelona tetap tampil solid di lini pertahanan.
Dipimpin oleh bek tengah veteran Andreas Christensen, barisan pertahanan mampu membendung serangan sporadis dari Los Blancos.
Petaka datang bagi Barcelona ketika kiper Wojciech Szczesny menerima kartu merah di menit ke-60 setelah melanggar Rodrygo yang mencoba menyambut bola di luar kotak penalti.
Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, Barcelona tetap mampu menjaga ritme permainan dan disiplin bertahan.
Pengganti Szczesny, kiper muda Arnau Tenas, tampil impresif dengan beberapa penyelamatan penting.
Raphinha mencatatkan gol keduanya pada menit ke-72 setelah kesalahan komunikasi antara Eder Militao dan Courtois yang gagal menghalau bola dengan sempurna.
Dengan gol ini, skor menjadi 5-1 untuk keunggulan Barcelona.
Gol hiburan Real Madrid tercipta di menit ke-83 melalui aksi Rodrygo yang memanfaatkan celah di lini belakang Barcelona.
Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Hansi Flick memuji determinasi para pemainnya.
"Kami tampil luar biasa sejak awal hingga akhir. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan persatuan dalam tim menghasilkan hasil yang luar biasa," ujar Flick dengan bangga.
Dia juga memuji kontribusi pemain muda seperti Lamine Yamal dan Alejandro Balde yang menunjukkan kualitas luar biasa.
Sementara itu, Carlo Ancelotti mengungkapkan kekecewaannya atas performa timnya, terutama kelemahan di lini belakang.
"Kami harus belajar dari kesalahan ini. Kekalahan seperti ini menyakitkan, tetapi bisa menjadi pelajaran penting untuk masa depan," kata Ancelotti.
Kemenangan ini menjadi catatan penting dalam sejarah Barcelona, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu klub terbaik di dunia.
Dengan performa yang konsisten dan strategi taktik yang matang, Blaugrana kini menatap sisa musim dengan keyakinan tinggi.
Trofi Piala Super Spanyol hanyalah awal dari ambisi mereka untuk meraih lebih banyak gelar, termasuk di kompetisi La Liga dan Liga Champions yang sudah menanti tantangan baru. (Adam Jourdi Alfayed)
Editor : Meitika Candra Lantiva