RADAR JOGJA – Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivet menekankan betapa pentingnya menit bermain bagi seorang pemain saat memperkuat sebuah tim.
Menit bermain bakal menjadi aspek dan unsur penting bagi seorang pemain jika ingin masuk radar Timnas Indonesia era Patrick saat ini.
Maka dari itu, dapat disimpulkan beberapa pemain yang kurang mendapatkan menit bermain di klub wajib waspada.
Patrick Kluivert sendiri baru diresmikan sebagai pelatih TImnas Indonesia yang baru untuk gantikan posisi Shin Tae-yong.
Pelatih asal Belanda itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun bersama skuad Garuda.
Misi utama hadirnya Patrick adalah membawa Timnas Indonesia tampil di ajang bergengsi Piala Dunia 2026.
Pasalnya, peluang skuad Garuda untuk tampil di ajang termegah di dunia tersebut masih sangat terbuka dimana bertengger di peringkat ketiga klasemen grup C Kualiafikasi Piala Dunia 2026 zona asia putaran ketiga.
Debut Patrick dipastikan bakal tersaji pada 20 Maret saat Timnas Indonesia menantang Australia, lalu dilanjutkan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, lima hari kemudian.
Resmi diperkenalkan pada Minggu (12/1), Patrick Kluivert membawa dua assiten pelatih untuk memperkuat skuad Garuda, yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
Mantan pelatih Curacao tersebut memiliki kurang lebih waktu sekitar dua setengah bulan untuk mempersiapkan skuad Garuda untuk ajang tersebut.
Patrick menegaskan menit bermain seorang pemain sangat berpengaruh dalam pemilihan penggawa TImnas Indonesia asuhannya.
Baca Juga: AC Milan Terdepan Untuk Datangkan Bek Veteran Manchester City, Kyle Walker
Menurutnya, aspek tersebut sangat krusial, apalagi hal tersebut bisa berpengaruh terkait kebugaran dari seorang pemain.
“Jika para pemain tidak punya menit bermain di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub. Hal-hal semacam ini sangat penting,” ungkap Patrick.
Patrick Kluivert menyatakan bahwa dirinya enggan menerima pemain yang sering jadi 'cadangan mati (camat)' alias tidak punya banyak menit bermain di klubnya, lalu langsung bermain di Timnas Indonesia.
Sebelum menentukan pemain, tim pelatih akan melakukan pemeriksaan secara mendalam terlebih dahulu.
"Tidak hanya mereka datang, lalu main. Kami harus benar-benar cek bagaimana mereka berlatih, apakah mereka ada latihan ekstra," tegas Patrick.
Editor : Bahana.