RADAR JOGJA – PSIM Jogja bakal menjalani duel penentuan untuk lolos ke babak 8 besar Pegadaian Liga 2024/25 grup 2 saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Mandala Krida pada Sabtu (11/1) sore.
Kemenangan menjadi harga mati bagi PSIM untuk menyegel satu tiket tersisa dari grup 2 untuk lolos ke babak selanjutnya.
Meskipun mendapatkan tekanan yang sangat tinggi untuk lolos, pelatih caretaker PSIM, Erwan Hendarwanto mengatakan tidak akan merubah komposisi tim dalam pertandingan ini setelah pelatih kepala Seto Nurdiantoro diistirahatkan.
Erwan berharap kondisi tersebut tidak mengganggu kondisi psikologis penggawa Laskar Mataram dan bisa bermain lepas untuk raih tiga poin penting.
“Karena memang saat ini tidak ada pilihan. Kami harus memenangkan pertandingan,” katanya.
PSIM sendiri berada di peringkat ketiga klasemen dan bersaing dengan Adhyaksa Farmel yang bertengger di peringkat ke empat yang memiliki selisih 1 poin.
Laskar Mataram sendiri tidak akan diperkuat Rendra Teddy yang dalam fase pemulihan dan Muammar Khadafi yang terkena akumulasi kartu.
Erwan menegaskan sudah mempersiapkan dan melakukan beberapa latihan selama seminggu unutk mengatasi hal tersebut.
“Insya Allah siapapun yang main, target kami sama, menang,” jelasnya.
Erwan menambahkan tekanan yang didapatkan Laskar Mataram untuk lolos ke babak 8 besar bakal diubah menjadi motivasi untuk meraih hasil yang terbaik.
Apalagi pada putaran pertama, PSIM berhasil meraih kemenangan besar 5-0 atas Persiku di Stadion Wergu Wetan pada 20 Oktober lalu.
“Mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik. Target menang,” tegasnya.
Editor : Bahana.