RADAR JOGJA – Pemain PSS Sleman, Betinho menjadi pemain asing yang mendapatkan sorotan paling tajam dari para suporter sepanjang putaran pertama BRI Liga 1 2024/25.
Suporter menilai kontribusi yang diberikan Betinho untuk PSS sangatlah minim dan jauh dari ekpektasi.
Namun, hal itu menjadi motivasi berlebih bagi pemain Bernama lengkap Roberto Pimenta Vinagre Filho tersebut.
Pada jeda paruh musim, Betinho resmi dipertahankan PSS untuk melakoni putaran kedua dengan beberapa pemain yang dilepas seperti Danilo Alves, Moon Chang-Jin, Irkham Mila dan Ricky Cawor.
Betinho juga mengaku sudah mendapatkan wejangan dari sang pelatih Super Elja, Mazola Junior agar bisa membuktikan penampilan terbaiknya di putaran kedua.
“Setelah coach Mazola melatih di PSS dan saya berbicara empat mata, beliau memberikan arahan kepada saya untuk bisa lebih baik dan beradaptasi di putaran kedua,” ujar Betinho.
“Hal ini harus saya lakukan dengan usaha terbaik agar bisa membantu PSS meraih peringkat yang lebih baik di putaran kedua ini,” sambungnya.
Pemain asal Brasil itu menambahkan adanya faktor non-teknis yang membuatnya kesulitan adaptasi pada putaran pertama.
Selain itu, ini juga merupakan pertama kalinya Betinho menjadi pemain sepakbola selain di Brasil.
“Ini adalah pertama kalinya saya berkarir sepak bola profesional keluar dari Brasil. Jadi saya sedikit kesusahan adaptasi di putaran pertama. Juga ada sedikit masalah non teknis hidup saya di Brasil yang membuat menjadi satu faktor susah beradaptasi,” jelasnya.
Jelang pertandingan pertama di tahun 2025 melawan Persebaya Surabaya, Betinho optimis bisa bermain dengan maksimal.
Dia menambahkan Super Elja sudah mempersapkan pertandingan ini selama 10 hari dengan persiapan yang maksimal.
“Pada sesi latihan ini, kami juga sudah memasuki program taktikal dan strategi dan para pemain sudah memahami dan mengerti mengenai hal ini,” imbuhnya.
“Kami sudah lebih siap menjalankan instruksi dari coach Mazola dan merasa lebih kuat dibandingkan pada putaran pertama,” tegasnya.
Editor : Bahana.