RADAR JOGJA - Ruben Amorim mengakui penampilan buruk Manchester United telah membuat para pemainnya gelisah di atas lapangan menjelang pertandingan tandang mereka ke Liverpool pada Minggu (5/1) malam.
Manchester United telah kalah dalam empat pertandingan terakhir mereka, termasuk tiga kekalahan beruntun di Liga Inggris/ Premier League serta tanpa mencetak gol.
Saat Amorim bersiap untuk membawa timnya bertandang ke markas pemuncak klasemen Liverpool, ia mengatakan bahwa hasil buruk tersebut menyebabkan kegelisahan di dalam skuatnya.
“Mereka cemas, gelisah dan terkadang takut di lapangan,” kata Amorim.
“Kami harus mengatasi hal itu. Kami membutuhkan para pemimpin untuk membantu para pemain lain dan saya adalah orang yang paling bertanggung jawab di sini untuk meningkatkan penampilan,” sambungnya.
“Anda dapat melihat para pemain berusaha, terkadang terlalu cemas, terlalu takut untuk bermain sepak bola karena ini adalah momen yang sulit dan kami akan membantu para pemain untuk menjadi lebih baik,” jelasnya.
Amorim telah menelan enam kekalahan dari 11 pertandingan sebagai pelatih sejak mengambil alih posisi dari Erik ten Hag pada bulan November.
Hal tersebut membuat MU hanya berjarak empat tempat dan tujuh poin di atas zona degradasi, membuat sang pelatih mengakui setelah kekalahan 2-0 dari Newcastle bahwa mereka berada dalam pertarungan degradasi.
Tugas pelatih berusia 39 tahun ini tidak menjadi lebih mudah dengan perjalanan ke Anfield yang diikuti dengan pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Arsenal di Emirates.
Amorim mengatakan sulit untuk mengatasi masalah yang ia hadapi di Old Trafford, namun ia tetap yakin dapat membalikkan keadaan.
“Anda dapat melihat di wajah saya, Anda dapat membandingkannya dengan saat saya tiba dan sekarang,” kata Amorim.
“Tentu saja ada banyak tekanan. Bagi saya, ini lebih kepada kebanggaan dan juga performa. Lebih sulit ketika kami tidak tampil bagus,” imbuhnya.
“Ketika saya tiba, saya sudah menjelaskan semuanya sebelumnya, bahkan ketika kalian berbicara setelah Everton tentang empat besar, saya menjelaskan bahwa saya mengharapkan ini tetapi sulit untuk mengatasi semua masalah dan penampilan buruk serta kekalahan. Itu sangat sulit,” lanjutnya.
“Satu-satunya hal yang dapat membantu saya adalah berlatih dengan para pemain. Dan saya juga memiliki keluarga saya di sini, jadi ini sangat berbeda dan itu bisa sangat membantu saya,” tegasnya.
Editor : Bahana.