TEGAL - PSIM Jogja bakal melakoni laga krusial melawan tuan rumah Persekat Tegal di Stadion Trisanja Tegal, sore (4/1/2025) nanti. Meski akan tampil pincang, PSIM tetap optimistis bisa mencuri tiga poin dari kandang Laskar Ki Gede Sebayu, julukan Persekat Tegal.
Ya, dalam laga nanti, Laskar Mataram dipastikan akan tampil tanpa diperkuat pemain-pemain pilar utamanya. Sebab, sejumlah pemain inti dari tim kebanggaan masyarakat Jogja ini dipastikan absen dalam laga ini.
Rafael de Sa Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha tidak main saat melawan Persekat Tegal lantaran mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning. Sedangkan sang kapten Rendra Teddy Wijanarko dan Samuel Christianson juga akan absen karena masih cedera.
Selain itu, Irvan Mofu yang digadang-gadang bisa bermain untuk menggantikan Rafinha di lini depan, nampaknya juga masih dalam pantauan dokter. Akan tetapi pemain asal Sulawesi itu tetap diboyong bersama 23 pemain yang lain menuju Tegal.
Praktis dalam laga kali ini, Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantara harus sedikit memutar otak untuk mencari komposisi yang pas untuk timnya. Mengingat laga melawan Persekat ini merupakan salah satu laga penting demi mengamankan tiket ke babak delapan besar Liga 2 musim 2024/2025 ini.
Anak-anak Jogja wajib memenangkan laga melawan Persekat Tegal kali ini. Karena mau tidak mau hasil pertandingan akan berpengaruh pada langkah PSIM untuk melaju babak delapan besar.
Di sisi lain, meski Persekat sudah dipastikan gagal ke babak delapan besar, nampaknya tuan rumah tetap mengincar kemenangan di laga ini. Apalagi mereka akan tampil di kandangnya sendiri dan disaksikan ribuan pendukungnya.
Maka bisa dipastikan laga antara PSIM Jogja melawan Persekat Tegal akan berjalan menarik. Sebab, kedua tim nampaknya tetap tidak akan mau mengalah di laga itu nanti.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantara mengatakan, meski saat ini banyak pemainnya yang cedera dan ada yang akumulasi kartu kuning, jajaran pelatih sudah menyiapkan beberapa pemain yang dirasa siap diturunkan dalam laga ini.
Jajaran pelatih juga sudah melakukan persiapan seperti biasanya dengan menjaga kebugaran pemain dan mencoba taktikal untuk menghadapi Laskar Ki Gede Sebayu ini.
Secara umum, Seto menyatakan jika 24 pemain yang diboyong ke Tegal baik semua dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Mengingat secara persiapan PSIM Jogja mempunyai waktu yang lumayan lama.
"Kami coba lihat nanti taktik strateginya yang mana, agar tim pelatih bisa memastikan pemain mana yang akan diturunkan," ujarnya Jumat (3/1/2025).
Dengan hilangnya beberapa pemain di laga melawan Persekat Tegal ini, secara pribadi Seto berharap tidak ada pemainnya yang sakit karena demam atau flu. Sehingga PSIM bisa mencuri tiga poin dari tuan rumah untuk mengamankan ke delapan besar. "Harapannya para pemain juga bisa menjaga kondisi," tegasnya.
Pelatih Kepala Persekat Tegal I Putu Gede Dwi Santoso mengungkapkan, dengan adanya tambahan amunisi baru, saat ini yang pasti timnya sudah sangat meningkat jauh lebih baik dibandingkan pada laga-laga sebelumnya. Sehingga pada laga melawan PSIM kali ini anak-anak Tegal juga sudah sangat siap untuk mengamankan tiga poin di kandangnya sendiri.
"Kami akan bermain maksimal dan memberikan 100 persen kekuatan kami di laga ini," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita