RADAR JOGJA – Bournemouth tatap pekan lanjutan Liga Inggris/ Premier League dengan menjamu West Ham United di Vitality Stadium pada Selasa (17/12) dini hari.
Kedua tim meraih kemenangan dengan skor 2-1 di gameweek 15, saat anak asuh Bournemouth berjuang keras untuk mencegah Ipswich Town meraih kemenangan yang tak ternilai, sedangkan West Ham meraih kemenangan di 'El Sackico' atas Wolves.
Bournemouth harus menelan ludah terlebih dahulu di Portman Road dimana Ipswich Town mencetak gol pembuka melalui Conor Chaplin, meskipun gol dari Enes Unal membuat keadaan berimbang.
Dengan 87 menit pertandingan berjalan, pemain pengganti Dango Ouattara memberikan umpan silang yang indah untuk Unal menyamakan, sebelum pemain berusia 22 tahun ini berubah dari pemberi umpan menjadi pencetak gol dengan sebuah gol kemenangan yang luar biasa di menit kelima babak tambahan.
Kebangkitan menawan di Suffolk merupakan kesuksesan ketiga Bournemouth di divisi utama setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dan Wolves, hasil yang melambungkan mereka ke paruh atas klasemen dan dalam jarak dekat dengan posisi kontinental.
Belum pernah sebelumnya the Cherries berhasil mengumpulkan sebanyak 24 poin dari 15 pertandingan pembuka mereka dalam satu musim Liga yang menjadi sebuah bukti atas kerja keras Iraola dan tim pelatihnya saat dewan direksi Bournemouth dikabarkan sedang mempersiapkan kontrak jangka panjang baru untuk pelatih kepala mereka.
Kemenangan keempat secara beruntun akan membuat tuan rumah menyamai rekor kemenangan terpanjang mereka di Liga Inggris, yang mereka raih di tahun 2018 dan 2023 dengan lima pertandingan kandang terakhir mereka menghasilkan 12 poin, berkat kemenangan atas Spurs, Arsenal, Manchester City, dan Southampton.
Saat Iraola diperkirakan akan menandatangani kontrak baru dengan Bournemouth pada waktunya, lawannya, Lopetegui, mungkin akan merasa khawatir akan pemecatan yang ditakuti jika West Ham tidak berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan penting di markas mereka melawan Wolves asuhan Gary O'Neil, yang juga sedang berjuang untuk mempertahankan manajer mereka sendiri.
Meniru Ouattara dengan gol dan asis yang menentukan pertandingan, Jarrod Bowen berdiri di saat-saat yang paling penting bagi The Hammers, mengirimkan tendangan sudut yang dalam untuk disundul oleh Tomas Soucek ke depan gawang sebelum mencetak gol kemenangan yang luar biasa setelah Matt Doherty membawa kedua tim kembali ke titik awal.
Dengan bangkit kembali dari kekalahan telak atas Arsenal dan Leicester City dengan cara yang sempurna, the Hammers memastikan bahwa mereka akan memasuki akhir pekan dengan keunggulan yang tidak dapat diatasi atas tim-tim yang berada di zona degradasi, dan mereka tidak akan jatuh di bawah posisi ke-14 saat ini, apapun yang akan terjadi.
Namun, West Ham telah meraih satu kemenangan atas Bournemouth musim ini, mengalahkan the Cherries 1-0 di putaran kedua EFL Cup untuk menjadikannya tujuh pertandingan tak terkalahkan melawan tuan rumah di kompetisi resmi, dan kemenangan terakhir Bournemouth dalam pertemuan ini terjadi pada masa Eddie Howe pada Januari 2019.
Head to head:
29/08/2024 West Ham 1-0 Bournemouth (EFL)
02/02/2024 West Ham 1-1 Bournemouth (Liga Inggris)
12/08/2023 Bournemouth 1-1 West Ham (Liga Inggris)
23/04/2023 Bournemouth 0-4 West Ham (Liga Inggris)
25/10/2022 West Ham 2-0 Bournemouth (Liga Inggris)
Prediksi susunan pemain:
Bournemouth (4-2-3-1):
Kepa (GK); Smith, Zabarnyi, Huijsen, Kerkez; Christie, Cook; Semenyo, Kluivert, Ouattara; Evanilson
West Ham United (4-2-3-1):
Fabianski (GK); Wan-Bissaka, Mavropanos, Kilman, Cresswell; Soucek, Alvarez; Kudus, Soler, Summerville; Bowen
Prediksi:
Baca Juga: Tragedi Panggung Ambruk, Pengajian Gus Iqdam di Blora Tertunda Akibat Cuaca
Kami katakan: Bournemouth 2-1 West Ham United
Rekor buruk Bournemouth atas West Ham akhir-akhir ini seharusnya menjadi tidak berarti saat kedua tim bertemu, saat the Cherries telah mengalahkan beberapa tim besar di Vitality Stadium dan memiliki kemampuan menyerang yang dibutuhkan untuk membuat the Hammers bernasib sama.
Jangan terkejut jika pertandingan di South Coast ini ditentukan oleh gol di menit akhir, saat sembilan dari 23 usaha Bournemouth musim ini tercipta di 15 menit terakhir, termasuk lima gol di masa tambahan waktu.
Editor : Bahana.