RADAR JOGJA – Feyenoord akan berharap dapat memantapkan posisi mereka di babak 16 besar Liga Champions saat menjamu Sparta Prague pada Kamis (12/12) dini hari di de Kuip.
Feyenoord berada di posisi ke-21 dengan tujuh poin setelah lima pertandingan dan menempati posisi keempat terakhir di babak playoff, sementara Sparta Prague berada di urutan ke-28 dengan empat poin dan dikalahkan 6-0 oleh Atletico Madrid pada 27 November lalu.
Feyenoord tidak diragukan lagi akan menghadapi pertandingan ini dengan penuh percaya diri mengingat mereka berhasil bangkit dari ketertinggalan 3-0 dalam pertandingan tandang melawan Manchester City, mencetak tiga gol dalam 15 menit terakhir saat mereka mengalami kebuntuan pada tanggal 27 November.
Tuan rumah diuntungkan oleh kesalahan-kesalahan penting dari para pemain seperti Ederson dan Josko Gvardiol, namun mereka tetap harus dipuji mengingat kebangkitan mereka merupakan kebangkitan terakhir yang pernah dilakukan oleh sebuah tim yang tertinggal tiga gol di pertandingan Liga Champions dan berhasil lolos dari kekalahan.
Meskipun begitu, sang pelatih, Brian Priske akan kecewa karena timnya hanya memiliki 32 poin di Eredivisie dan telah tertinggal 10 poin dari sang pemuncak klasemen, PSV Eindhoven.
Rekor De club van het volk yang telah mencetak 56 gol dan kebobolan 16 gol merupakan rekor penyerangan terbaik kedua di liga Belanda dan juga rekor pertahanan terbaik kedua.
Feyenoord menang tiga kali dan seri dua kali dalam lima pertandingan terakhir mereka, namun mereka hanya menang dua kali dari delapan pertandingan terakhir di Liga Champions, kalah lima kali.
Rekor tim asuhan Priske di de Kuip cukup beragam, dengan klub ini dikalahkan dua kali dalam periode tersebut, dan juga kalah dalam tiga pertandingan kandang terakhir mereka di kompetisi utama Eropa dengan skor kumulatif 10-2.
Adapun Sparta Prague, mereka hanya menghasilkan empat tembakan melawan Atletico Madrid, namun menghadapi 24 upaya dan juga kebobolan lima peluang besar.
Pelatih kepala Lars Friis akan merasa khawatir dengan penampilan defensif timnya di Liga Champions, mengingat timnya telah kebobolan 13 gol dalam tiga pertandingan terakhir mereka di Eropa.
Sparta Prague memenangkan divisi utama Ceko musim lalu namun saat ini berada di peringkat tiga dengan 34 poin setelah 18 pertandingan, 16 poin lebih sedikit dari tim yang berada di peringkat pertama, Slavia Prague.
Tim asuhan Friis mungkin telah memenangkan dua pertandingan terakhir mereka, namun mereka gagal memenangkan satu pun dari enam pertandingan sebelumnya, dengan hasil imbang tiga kali dan kalah tiga kali.
Baca Juga: Real Madrid Berhasil Mengalahkan Atalanta Dengan Skor 3-2 di Liga Champions 2024/2025
Tim tamu juga tanpa kemenangan dalam enam pertandingan tandang terakhir mereka, meskipun mereka menang tiga kali dan seri satu kali dari lima pertandingan Liga Champions terakhir mereka di laga tandang.
Head to head:
31/08/2012 Sparta Prague 2-0 Feyenoord
24/08/2012 Feyenoord 2-2 Sparta Prague
5 pertandingan terakhir Feyenoord:
08/12/2024 RKC Waalwijk 2-3 Feyenoord
01/12/2024 Feyenoord 1-1 Fortuna Sittard
27/11/2024 Manchester City 3-3 Feyenoord
24/11/2024 Feyenoord 3-0 Heerenveen
10/11/2024 Almere City 1-4 Feyenoord
5 pertandingan terakhir Sparta Prague:
08/12/2024 Sparta Prague 1-0 Bohemians 1905
04/12/2024 Sparta Prague 4-1 MFK Karvina
Baca Juga: Youtuber Ferry Irwandi Bongkar Bisnis Garam Ruqyah yang Raup Omzet Miliaran Rupiah, Begini Pesannya
01/12/2024 Dukla Prague 1-1 Sparta Prague
27/11/2024 Sparta Prague 0-6 Atletico Madrid
23/11/2024 Sparta Prague 1-1 Teplice
Prediksi susunan pemain:
Feyenoord (4-3-3):
Wellenreuther (GK); Nieuwkoop, Trauner, Hancko, Smal; Milambo, Hwang, Timber; Moussa, Gimenez, Paixao
Sparta Prague (3-4-3):
Jensen (GK); Vitik, Panak, Cobbaut; Wiesner, Laci, Kairinen, Rynes; Pesek, Olatunji, Rrahmani
Prediksi:
Feyenoord dapat mengambil keuntungan dari kerentanan lini pertahanan Sparta Prague, dan tidak akan mengejutkan jika mereka mencetak banyak gol.
Tim tamu dapat mencetak gol sendiri saat tuan rumah kesulitan untuk meraih kemenangan di Liga Champions, namun sulit untuk mengabaikan catatan buruk Sparta Prague di kompetisi tersebut musim ini.
Editor : Bahana.