RADAR JOGJA - Kylian Mbappe kembali gagal mengeksekusi tendangan penalti keduanya dalam sepekan saat juara bertahan La Liga/ Liga Spanyol, Real Madrid menelan kekalahan 2-1 atas Athletic Bilbao pada Kamis (5/12) dini hari.
Athletic tampil sebagai penyerang di sepanjang babak pertama melawan Real Madrid yang tidak memiliki ide saat menguasai bola dan tidak memiliki lini depan yang tajam, dan gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran hingga turun minum.
Tak terkalahkan selama hampir dua bulan, Athletic akhirnya berhasil memecah kebuntuan dan memimpin berkat tendangan jarak dekat dari Alex Berenguer pada menit ke-53, namun Mbappe memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan dari titik putih setelah bek Antonio Rudiger dilanggar 15 menit kemudian.
Namun, sang penyerang Prancis, yang gagal mengeksekusi tendangan penalti saat kalah di Liga Champions dari Liverpool pekan lalu, melepaskan tendangan lemah yang memudahkan Julen Agirrezabala untuk menepisnya.
Masih kehilangan pemain andalan Vinicius Junior dan pemain kunci lainnya seperti Dani Carvajal, Eder Militao dan Eduardo Camavinga karena cedera, Real Madrid menyamakan kedudukan pada menit ke-78 ketika Jude Bellingham menyambar bola mentah.
Namun satu kesalahan dari Federico Valverde membuat bola jatuh ke tangan Gorka Guruzeta, yang mencetak gol penentu kemenangan melewati Thibaut Courtois yang tidak dapat berbuat apa-apa satu menit kemudian.
Real kehilangan kesempatan untuk memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen Barcelona yang memuncaki klasemen dengan 37 poin, unggul empat poin atas Los Blancos yang memiliki satu pertandingan di tangan. Athletic Bilbao berada di peringkat empat dengan 29 poin.
Ini merupakan satu lagi penampilan yang tidak inspiratif dari Mbappe yang telah gagal mengeksekusi dua dari lima tendangan penalti bagi Real Madrid di semua kompetisi, menjadikannya pemain La Liga yang paling sering gagal mengeksekusi tendangan penalti musim ini.
Mbappe tiba dengan harapan yang sangat tinggi untuk memperkuat skuad Real Madrid yang luar biasa yang telah memenangkan gelar La Liga dan Liga Champions musim lalu, tetapi dia telah menjadi bayangan dari dirinya yang dulu, terlihat ragu-ragu dan tidak selaras dengan anggota tim lainnya.
Ia telah mencetak 10 gol dari 21 pertandingan yang telah dilakoni oleh Real Madrid di semua kompetisi, hanya tujuh gol yang tercipta dari permainan terbuka.
Di Bilbao, ia tidak menjadi faktor penting sampai ia melepaskan satu tembakan dari depan kotak penalti pada akhir babak kedua yang dapat ditepis oleh kiper Athletic, Agirrezabala, yang akhirnya bola mentah itu disambar oleh Bellingham untuk menyamakan kedudukan.
Rodrygo menyia-nyiakan satu peluang emas untuk membawa Real Madrid memimpin dalam permainan berikutnya, tetapi kesalahan Valverde yang memberikan gol kemenangan kepada pemain pengganti Guruzeta menimbulkan lebih banyak pertanyaan mengenai penampilan Los Blancos dengan Mbappe yang menjadi sorotan utama.
Editor : Bahana.