RADAR JOGJA - Gelandang Fiorentina, Edoardo Bove berada dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis setelah pingsan di lapangan saat timnya bertanding di Serie A/ Liga Italia kontra Inter pada Senin (02/12) dini hari, dan pertandingan pun harus dihentikan tak lama kemudian.
Rekan-rekan setim Bove segera meminta bantuan medis dan kedua pemain tim mengelilingi pemain berusia 22 tahun itu saat dia diberikan pertolongan pertama sebelum dengan cepat ditandu ke ambulans dekat lapangan dan dibawa ke Rumah Sakit Careggi di Florence.
“Fiorentina dan Rumah Sakit Universitas Careggi mengumumkan bahwa pemain sepak bola Edoardo Bove... saat ini berada di bawah sedasi farmakologis dan dirawat di rumah sakit dalam perawatan intensif,” kata Fiorentina dalam sebuah pernyataan.
“Tes kardiologis dan neurologis pertama yang dilakukan telah mengesampingkan kerusakan akut pada sistem saraf pusat dan sistem kardio-pernapasan. Edoardo Bove akan dievaluasi kembali dalam 24 jam ke depan,” lanjut pernyataan itu.
Sky Sports Italia melaporkan bahwa sang pemain sadar kembali saat berada di dalam ambulans dan berhasil bernapas sendiri.
Orang tua Bove dan kekasihnya telah tiba di rumah sakit bersama dengan pelatih Fiorentina, Raffaele Palladino, dan sebagian besar rekan setimnya, serta direktur klub dan walikota.
Para pendukung Fiorentina juga berkumpul di rumah sakit.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-16 pertandingan, dengan permainan dihentikan setelah pemeriksaan VAR.
Bove terlihat membungkuk untuk mengikat tali sepatu sebelum ia tiba-tiba terjatuh ke tanah.
Para pemain Fiorentina tampak sedih di atas lapangan dan dihibur oleh para anggota staf serta para pemain Inter.
Beberapa di antaranya terang-terangan menangis sebelum kedua tim meninggalkan lapangan.
Pertandingan liga Italia pun segera dihentikan, sebelum akhirnya ditunda. Skor saat Bove pingsan adalah 0-0.
Ketua Inter, Giuseppe Marotta, menyatakan bahwa penundaan pertandingan adalah keputusan yang tepat.
“Sepak bola adalah sebuah komunitas, jadi secara alamiah ketika situasi seperti ini terjadi, semua pemain dan wasit bekerja sama untuk membantu dan itu adalah keputusan spontan untuk meninggalkan pertandingan,” ujarnya.
Dukungan untuk Bove mengalir dari klub-klub Serie A lainnya.
“Kami semua bersamamu Edoardo!” Juventus memposting di X.
“Ayo Edoardo, kami bersamamu!” tulis Napoli.
Ini adalah insiden kedua tahun ini di mana seorang pemain pingsan selama pertandingan Serie A.
Yang pertama terjadi kepada pemain bertahan AS Roma, Evan Ndicka saat timnya bertanding kontra Udinese pada bulan April.
Editor : Bahana.