RADAR JOGJA - Chelsea mengalahkan Heidenheim 2-0 pada Jumat (29/11) dini hari untuk memperpanjang rekor sempurna mereka di Uefa Conference League setelah empat pertandingan dan tetap berada di puncak klasemen.
Chelsea memiliki 12 poin, dengan Legia Warsawa berada di peringkat kedua dengan koleksi poin yang sama.
Kekalahan tersebut menandai kehilangan poin pertama Heidenheim di kompetisi ini, meskipun mereka masih berada di urutan ke Sembilan.
Tim asal Liga Inggris tidak dapat tersingkir dari turnamen di fase grup dengan kemenangan ini, dan sekarang dapat memfokuskan energi untuk finis di delapan besar dan mendapatkan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Babak pertama yang tidak begitu baik membuat para pemain inti Chelsea terlihat kesulitan untuk menyatu, meskipun terdapat beberapa penampilan yang berkualitas dari Christopher Nkunku, Jadon Sancho, dan Marc Guiu.
Mykhailo Mudryk memiliki klaim penalti yang ditolak meskipun VAR meminta ofisial di lapangan untuk melihat monitor di pinggir lapangan.
Heidenheim juga menikmati tekanan di 45 menit pertama, terlihat sangat berbahaya dalam transisi, namun tidak ada tim yang benar-benar mengancam untuk memecah kebuntuan sebelum peluit turun minum dibunyikan oleh Serdar Gozubuyuk.
Babak kedua berlangsung lebih hidup, dengan Nkunku mencetak gol pada menit ke-51 dengan sentuhan pertama yang bagus setelah menerima umpan silang Sancho dari sisi kanan. Gol tersebut merupakan gol ketujuh pemain internasional Prancis tersebut di Eropa musim ini, dan yang ke-11 di semua kompetisi.
Heidenheim berusaha untuk bangkit kembali, nyaris mencetak gol setelah kekacauan di lini pertahanan membuat Benoit Badiashile kehilangan bola setelah ia mengira bola akan keluar lapangan, namun Leo Scienza berhasil menguasai bola dan melepaskan tendangan yang melewati tiang jauh.
Kiper Chelsea, Filip Jorgensen, dipaksa melakukan beberapa penyelamatan bagus, khususnya setelah Paul Wanner dimainkan di belakang. Pemain pinjaman dari Bayern Munich ini melihat tendangan kerasnya dihentikan oleh tangan kiri yang kuat, sebelum bola rebound dari Scienza melebar dari gawang.
Saat tim Bundesliga itu terus menerus berusaha mencetak gol, Chelsea berusaha memanfaatkan serangan balik, dengan Joao Felix memberikan umpan kepada Nkunku setelah sang bintang Portugal masuk dari bangku cadangan, namun tendangannya digagalkan oleh kaki Kevin Muller di dalam gawang Heidenheim.
Heidenheim berhasil memasukkan bola ke dalam gawang pada menit ke-79 melalui Max Breunig, namun dianulir karena offside, dan Chelsea akhirnya mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang saat Sancho dan Kiernan Dewsbury-Hall saling bertukar operan sebelum memberikan umpan kepada Mudryk, yang menceploskan bola ke pojok kanan atas gawang.
Pertandingan ini tidak diragukan lagi menandai ujian terberat yang dihadapi tim asuhan Enzo Maresca di kompetisi kasta ketiga Eropa, dengan kampanye tim asal London barat ini akan berlanjut dengan menghadapi Astana di Kazahkstan pada 13 Desember.
Mereka harus bermain tanpa Cesare Casadei, yang diusir keluar lapangan di menit-menit akhir pertandingan karena menerima kartu kuning kedua.
Editor : Bahana.