Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Liga Champions: PSV Eindhoven Bangkit Kalahkan Shakhtar Donetsk, Daizen Maeda Selamatkan Muka Celtic di Kandang

Satria Putra Sejati • Kamis, 28 November 2024 | 12:58 WIB

 

Selebrasi Ricardo Pepi setelah mencetak gol kemenangan PSV Eindhoven ke gawang Shakhtar Donetsk di Liga Champions
Selebrasi Ricardo Pepi setelah mencetak gol kemenangan PSV Eindhoven ke gawang Shakhtar Donetsk di Liga Champions

RADAR JOGJA - Malik Tillman mencetak dua gol di menit-menit akhir sebelum pemain pengganti Ricardo Pepi mencetak gol di tambahan waktu untuk membawa PSV Eindhoven meraih kebangkitan dramatis saat menghadapi Shakhtar Donetsk yang hanya bermain dengan 10 pemain dan menang 3-2 di Liga Champions, Kamis (28/11) dini hari.

Danylo Sikan dan Oleksandr Zubkov membawa klub asal Ukraina itu unggul 2-0 saat turun minum, namun setelah Pedrinho diusir keluar lapangan dengan 21 menit tersisa, PSV mampu melakukan penampilan luar biasa yang memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang menjadi 47 pertandingan.

Tillman mencetak gol melalui tendangan bebas di menit ke-87 dan kemudian di menit ke-90, ia mencetak gol melalui tendangan dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan.

Pemain internasional Amerika, Pepi mencetak gol penentu kemenangan bagi tuan rumah saat dia menyontek bola liar tepisan kiper Shakhtar.

Sementara itu, Celtic dan Club Brugge bermain imbang 1-1 dengan Daizen Maeda menyamakan kedudukan setelah gol bunuh diri dari pemain bertahan Cameron Carter-Vickers yang memberi tim tamu keunggulan di babak pertama.

Hasil imbang ini membuat Celtic berada di posisi ke-20 dengan delapan poin, unggul satu poin atas Brugge di posisi ke-22, dengan kedua tim masih berada di posisi playoff babak sistem gugur dari 36 tim.

Carter-Vickers melakukan blunder pada menit ke-26 ketika ia salah mengantisipasi umpan yang ditujukan kepada kiper Kasper Schmeichel, yang telah keluar dari posisinya, sehingga bola masuk ke pojok bawah gawang.

Tim tamu mendominasi babak pertama dengan tekanan tinggi yang intens yang menyebabkan masalah bagi Celtic, yang jauh dari performa terbaik mereka.

Setelah jeda, tuan rumah terlihat dalam kondisi yang lebih baik dan Maeda menyamakan kedudukan saat ia melepaskan tendangan melengkung dari sisi kanan kotak penalti di menit ke-60.

Anak asuh Brendan Rodgers berjuang untuk meraih kemenangan namun pada akhirnya harus puas dengan hasil imbang, mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang di semua kompetisi musim ini.

Editor : Bahana.
#shakhtar donetsk #club brugge #celtic #liga champions #psv eindhoven