RADAR JOGJA – Portman Road akan menjadi tempat pembaptisan Ruben Amorim di Manchester United pada Minggu (24/11) malam, saat sang pelatih asal Portugal membawa the Red Devils menghadapi Ipswich Town dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala di Liga inggris/ Premier League.
Beberapa pekan setelah resmi dilantik sebagai pengganti Erik ten Hag, Amorim mengadu kemampuannya dengan Kieran McKenna, yang juga disebut-sebut sebagai calon pelatih Manchester United di musim panas.
Masuk dengan Portugis dan keluar dengan Belanda, Amorim yang optimis tidak hanya mewarisi obor dari Ten Hag, tapi juga Ruud van Nistelrooy, yang mengawasi empat pertandingan tak terkalahkan sebagai pelatih kepala sementara sebelum diputuskan bahwa ia tidak akan melanjutkan di Old Trafford di bawah rezim yang baru.
Meskipun baru berusia 39 tahun, Amorim tiba dengan pengalaman memenangkan gelar di CV-nya yang masih muda, dari masa-masa yang sangat dipuji saat ia memimpin Sporting Lisbon, belum lagi kemenangan 4-1 atas Manchester City di Liga Champions.
Setelah membuat dirinya disukai oleh para penggemar Setan Merah dengan mendalangi penghancuran rival terbesar mereka, Amorim sekarang berusaha untuk mencapai sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Ten Hag, Louis van Gaal, atau Sir Alex Ferguson; memenangkan pertandingan pertama mereka sebagai manajer Manchester United.
Sebelum mengepak tasnya, Van Nistelrooy mengawasi kemenangan beruntun atas PAOK di Liga Eropa dan Leicester City di divisi utama, meskipun kemenangan 3-0 atas PAOK tidak cukup untuk membawa Manchester United keluar dari posisi terbawah.
Selain itu, masing-masing dari tiga kesuksesan Van Nistelrooy sebagai pelatih Manchester United terjadi di Old Trafford; Setan Merah tanpa kemenangan dalam lima pertandingan tandang terakhir mereka di semua kompetisi dan hanya memiliki satu kemenangan tandang atas nama mereka di 2024-25, kemenangan 3-0 di Southampton pada bulan September.
Musuh bebuyutan Amorim di akhir pekan nanti dapat memberikan sang pelatih asal Portugal satu atau dua petunjuk mengenai kehidupan di ruang ganti Manchester United, saat pelatih kepala Ipswich, McKenna, pernah bekerja sebagai pencari bakat dan pelatih tim muda Setan Merah sebelum menjadi tangan kanan bagi Ole Gunnar Solskjaer, Jose Mourinho, Michael Carrick, dan Ralf Rangnick.
Ketika masa depan Ten Hag diliputi ketidakpastian selama musim panas, McKenna termasuk di antara beberapa nama yang disebut-sebut akan mengambil alih kursi kepelatihan, namun akhirnya menandatangani kontrak baru dengan tim Ipswich yang akhirnya membukukan kemenangan pertama mereka di Liga Inggris dalam 11 pertandingan dua akhir pekan lalu.
Bertandang ke Tottenham Hotspur Stadium dan secara mengejutkan pulang dengan tiga poin, the Tractor Boys mencetak gol melalui Liam Delap dan Sammie Szmodics di 45 menit pertama sebelum bertahan di 20 menit terakhir setelah Rodrigo Bentancur yang kini terkena larangan bertanding memangkas ketertinggalan menjadi setengahnya.
Kekecewaan Ipswich atas the Lilywhites tidak hanya memberikan mereka kemenangan pertama mereka di musim ini, namun juga membawa mereka keluar dari zona degradasi dan masuk ke posisi aman di peringkat 17, meskipun Crystal Palace dan Wolverhampton Wanderers masih berada dalam jarak yang cukup dekat.
Baca Juga: STTKD Luluskan 691 Wisudawan Jenjang D1-S1, Siap Ditempatkan di Berbagai Daerah Indonesia
Tim asuhan McKenna masih menjadi satu-satunya tim Liga Inggris yang belum meraih kemenangan kandang pada musim 2024-25, dan sejarah tidak memberikan pertanda baik bagi peluang mereka untuk mengakhiri tren buruk tersebut.
Head to head:
24/09/2015 Manchester United 3-0 Ipswich Town
27/04/2002 Ipswich Town 0-1 Manchester United
22/09/2001 Manchester United 4-0 Ipswich Town
23/12/2000 Manchester United 2-0 Ipswich Town
23/08/2000 Ipswich Town 1-1 Manchester United
Prediksi susunan pemain:
Ipswich Town (4-2-3-1):
Muric (GK); Tuanzebe, O'Shea, Burgess, Davis; Morsy, Cajuste; Johnson, Hutchinson, Szmodics; Delap
Manchester United (3-4-3):
Onana (GK); De Ligt, Casemiro, Evans; Dalot, Ugarte, Mainoo, Mazraoui; Fernandes, Hojlund, Garnacho
Prediksi:
Pergantian pelatih baru memberikan keajaiban bagi Manchester United selama masa kepelatihan Van Nistelrooy yang hanya berlangsung singkat, dan pertandingan pertama Amorim sebagai pelatih akan menghadapi tim tuan rumah dengan penampilan terburuk di Liga Inggris, meskipun penampilan Setan Merah di laga tandang masih menyisakan banyak hal yang harus diperbaiki.
Jangan berharap tim tamu dan lini pertahanan mereka yang lemah untuk meraih poin maksimal namun, para pemain tidak diragukan lagi akan membutuhkan waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan sistem Amorim.
Dengan pilihan penyerang yang bugar, the Red Devils seharusnya memiliki daya tembak yang dibutuhkan untuk membuat awal yang baik di era baru mereka.
Editor : Bahana.