RADAR JOGJA – Liverpool bakal melanjutkan perjalanan mereka untuk merebut gelar juara Liga Inggris/ Premier League saat perjalanan ke St Mary’s Stadium menantang tuan rumah Southampton pada Minggu (24/11) malam.
Ketika the Reds memasuki jeda internasional dengan kemenangan 2-0 yang sangat layak atas Aston Villa, tuan rumah ditaklukkan oleh Wolverhampton Wanderers yang belum pernah meraih kemenangan.
Sebelum video yang diduga merupakan video mencengangkan dari wasit Liga Inggris, David Coote yang menjelek-jelekkan Jurgen Klopp dan Liverpool bocor ke media sosial, sang pengadil yang diskorsing tersebut merupakan sosok yang berperan penting dalam kemenangan ke-15 the Reds dari 17 pertandingan di bawah asuhan Arne Slot di semua kompetisi.
Upaya di kedua sisi babak dari Darwin Nunez dan Mohamed Salah memastikan bahwa raksasa Merseyside akan menghabiskan jeda internasional dengan jarak lima poin dari sang juara bertahan, Manchester City.
Selain itu, Liverpol merupakan tim terbaik di Eropa musim ini dalam hal klasemen 36 tim Liga Champions, awal yang luar biasa dari The Reds di bawah asuhan Slot nampaknya lebih dari sekedar kebangkitan sang pelatih baru saat mereka mengejar kemenangan kelima secara beruntun di semua turnamen akhir pekan ini.
Setelah memecahkan rekor manajerial Liverpool di kiri, kanan dan tengah, Slot sekarang bisa menjadi bos The Reds pertama yang meraih 10 kemenangan Liga Inggris dalam 12 pertandingan pertamanya, sebuah prestasi yang hanya bisa dilakukan oleh mantan manajer Chelsea, Guus Hiddink dan Carlo Ancelotti dalam sejarah kompetisi.
Mantan pelatih Feyenoord ini juga belum pernah mengalami kekalahan tandang sebagai manajer the Reds, dan tim tamu di hari Minggu telah mencetak banyak gol dalam enam dari tujuh pertandingan tandang terakhir mereka di semua kompetisi; sebuah hal yang tidak baik bagi para pendukung Southampton.
Berada di atas angin setelah menenggelamkan Everton untuk meraih kemenangan pertama mereka musim ini, Southampton berusaha untuk menghindari Wolverhampton Wanderers meraih hasil yang sama di pekan ke-11, namun rencana permainan mereka berantakan saat Pablo Sarabia mencetak gol di dua menit awal pertandingan.
Ketika the Saints gagal untuk memberikan respon atas tendangan cepat sang pemain asal Spanyol, Wolves memastikan tiga poin yang telah lama tertunda melalui gol kilat Matheus Cunha di awal babak kedua, dan membuat pasukan Russell Martin kembali turun ke bawah.
Lebih penting lagi, kekalahan 2-0 Southampton di West Midlands membuat Wolves menggeser mereka di paruh bawah klasemen, dan tuan rumah yang ada di peringkat 20 tidak dapat naik ke atas garis merah meskipun mereka dapat mengejutkan Slot dan kawan-kawan.
Mengatasi Everton dan Stoke City dalam dua pertandingan kandang terakhir mereka menawarkan secercah harapan dan yang lebih menakjubkan lagi, Southampton hanya kalah satu kali dalam delapan pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris melawan tim yang memulai hari di puncak klasemen.
Urutan itu termasuk kekalahan 1-0 dari Liverpool pada Januari 2021, tetapi Southampton sejak itu kalah lima kali dan seri satu dari enam pertemuan terakhir mereka dengan The Reds, menyerah pada keunggulan tim asuhan Klopp dalam kekalahan 3-0 di Piala FA pada Februari lalu.
Head to head:
29/02/2024 Liverpool 3-0 Southampton
28/05/2023 Southampton 4-4 Liverpool
12/11/2022 Liverpool 3-1 Southampton
18/05/2022 Southampton 1-2 Liverpool
27/11/2021 Liverpool 4-0 Southampton
Prediksi susunan pemain:
Southampton (5-4-1):
McCarthy (GK); Walker-Peters, Sugawara, Stephens, Harwood-Bellis, Manning; Armstrong, Downes, Aribo, Fernandes; Archer
Liverpool (4-2-3-1):
Kelleher (GK); Bradley, Konate, Van Dijk, Robertson; Mac Allister, Gravenberch; Salah, Jones, Gakpo; Nunez
Prediksi:
Apakah Southampton dapat mendominasi penguasaan bola seperti yang mereka suka lakukan saat menghadapi Liverpool yang diarsiteki oleh Slot, masih harus dilihat, namun the Saints harus dikecewakan oleh kurangnya kekejaman mereka, baik itu terjadi atau tidak.
Lini pertahanan yang dilanda cedera dan perombakan pemain tidak akan membuat the Saints dapat bertahan lama, dan kita hanya dapat membayangkan sang pemuncak klasemen dapat mempertahankan atau memperpanjang keunggulan mereka yang tidak dapat diatasi di puncak klasemen.
Editor : Bahana.