RADAR JOGJA - Secara luar biasa hanya dipisahkan oleh selisih gol di papan klasemen Liga Inggris/ Premier League, Arsenal yang sedang terpuruk dan Nottingham Forest yang sedang naik daun bersiap untuk sebuah pertarungan menarik di Emirates pada Sabtu (23/11) malam.
Pasukan Mikel Arteta telah gagal memenangkan satu pun dari empat pertandingan terakhir mereka di divisi utama, namun tim tamu mereka juga baru saja mengalami kekalahan di London Utara saat menjamu Newcastle United.
Diunggulkan untuk meraih kejayaan oleh beberapa orang sebelum bola pertama ditendang pada musim 2024-25, Arsenal menghadapi perjuangan besar untuk mendapatkan tempat di Liga Champions, apalagi untuk menantang Manchester City dan raksasa Liverpool asuhan Arne Slot untuk meraih gelar juara, jika 11 pertandingan pertama mereka berjalan dengan baik.
Kembalinya Martin Odegaard yang telah lama ditunggu-tunggu ke dalam tim Arsenal saat menghadapi Chelsea telah meningkatkan kreativitas the Gunners, saat umpan silang dari sang pemain Norwegia berhasil dituntaskan oleh Gabriel Martinelli, namun Pedro Neto mendapatkan banyak ruang dan waktu di lapangan Stamford Bridge untuk mencetak gol penyama kedudukan dalam hasil imbang 1-1.
Sebuah pengulangan dalam waktu dua pekan tidak dapat dikatakan sebagai waktu yang tepat bagi Arsenal, yang kini berjarak sembilan poin dari puncak klasemen.
Di semua kompetisi, hanya dua kemenangan yang berhasil diraih Arsenal dari tujuh pertandingan terakhir mereka, yaitu kemenangan yang meyakinkan di Liga Champions atas Shakhtar Donetsk dan kemenangan di EFL Cup atas Preston North End, meskipun secara teknis, kandang masih menjadi tempat yang tepat.
Setelah sebelumnya disebut-sebut sebagai salah satu lini belakang terbaik di Eropa, Arsenal akan menghadapi pertandingan hari Sabtu dengan rekor pertahanan yang lebih buruk daripada lawan mereka, Nottingham Forest, yang telah kebobolan 10 gol, yang merupakan rekor terbaik kedua di liga di belakang pemuncak klasemen, Liverpool.
Namun, pasukan Nuno Espirito Santo membiarkan tiga dari serangan tersebut masuk ke gawang mereka di kandang Newcastle pada pekan ke-11, di mana gol sundulan Murillo di babak pertama mengawali serangan gencar di babak kedua yang dilakukan oleh Alexander Isak, Joelinton, dan Harvey Barnes, saat Forest menelan kekalahan di divisi utama untuk pertama kalinya sejak akhir September.
Crystal Palace, Leicester City, dan West Ham United semuanya telah tunduk pada supremasi the Tricky Trees sebelum Newcastle memotong sayap Forest, meskipun tim yang ada di peringkat lima akan melompati Arsenal ke empat besar dengan sebuah kemenangan mengejutkan di Emirates, atau sebuah hasil imbang bila Chelsea kalah atas Leicester City dalam pertandingan di waktu sebelumnya.
Sementara rekor tak terkalahkan Arsenal di kandang sendiri patut dipuji, Forest akan bertandang ke selatan dengan tujuan untuk mempertahankan rekor tujuh pertandingan tak terkalahkan di laga tandang di Liga Inggris, dan the Reds hanya tertinggal selama 102 menit dan 34 detik di liga musim ini.
Namun, Forest mengalami sepasang kekalahan 2-1 dari Arsenal pada musim 2023-24 Premier League, dan The Gunners telah memenangkan masing-masing dari lima pertandingan kandang terakhir mereka melawan the Tricky Trees di semua kompetisi sejak ditahan imbang 1-1 pada tahun 1995.
Head to head:
31/01/2024 Nottingham Forest 1-2 Arsenal
12/08/2023 Arsenal 2-1 Nottingham Forest
20/05/2023 Nottingham Forest 1-0 Arsenal
30/10/2022 Arsenal 5-0 Nottingham Forest
10/01/2022 Nottingham Forest 1-0 Arsenal
Prediksi susunan pemain:
Arsenal (4-3-3):
Raya (GK); Timber, Saliba, Gabriel, Calafiori; Odegaard, Partey, Rice; Saka, Havertz, Martinelli
Notttingham Forest (4-2-3-1):
Sels (GK); Aina, Milenkovic, Murillo, Moreno; Dominguez, Yates; Elanga, Gibbs-White, Hudson-Odoi; Wood
Prediksi:
Kedua tim seharusnya merasa segar dan siap untuk bertanding kembali setelah jeda internasional, dan rekor tandang Forest yang luar biasa memberikan harapan akan adanya kejutan dari the Tricky Trees di the Emirates.
Kehilangan poin lagi di hari Sabtu dan kesempatan Arsenal untuk mempertahankan gelar mungkin akan berakhir, namun dengan Odegaard yang akan kembali, kami yakin anak asuh Arteta dapat memenangkan pertandingan yang ketat dan menghidupkan kembali kesempatan mereka untuk meraih gelar juara.
Editor : Bahana.