RADAR JOGJA - Pelatih Prancis, Didier Deschamps mengatakan pada hari Kamis bahwa ada alasan fisik dan psikologis untuk penampilan buruk Kylian Mbappe.
Setelah Prancis bermain imbang 0-0 dengan Israel di Nations League untuk mengamankan satu tempat di perempat final Nations League, Deschamps kembali ditanya tentang alasan di balik absennya penyerang Real Madrid itu dari skuatnya.
“Ini adalah fakta bahwa dia berada dalam situasi yang sulit,” kata Deschamps.
“Jelas, dia sedang mengalami periode yang bukan yang paling membahagiakan dalam kariernya,” imbuhnya.
Mbappe tidak masuk dalam daftar pemain yang dibawa Deschamps untuk pertandingan melawan Israel dan pertandingan di Italia akhir pekan ini.
Pelatih Prancis memohon kepada para jurnalis untuk tidak mengintervensi pemain bintangnya itu menjelang pertandingan melawan Israel.
Mbappe juga absen dari tim Prancis sebelumnya karena cedera paha ringan. Kali ini dia tidak mengalami cedera.
“Dia ingin ikut,” kata Deschamps.
“Saya pikir lebih baik baginya [tidak terpilih] saat ini. Semua orang bisa mengalami masa-masa sulit. Ada unsur fisik dan unsur psikologis,” jelasnya.
Penampilan Mbappe berada di bawah performa terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir setelah ia bergabung dengan Real Madrid dari PSG pada musim panas ini.
Ia hanya mencetak satu gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya bersama klub dan belum menambah koleksi 48 golnya untuk Prancis sejak Juni.
Deschamps pekan lalu tidak menjelaskan lebih lanjut tentang pilihannya untuk bermain tanpa Mbappe, tetapi mengatakan hal itu tidak terkait dengan laporan baru-baru ini di media Swedia bahwa mantan bintang Paris Saint-Germain itu menjadi subjek investigasi pemerkosaan di Stockholm.
Perwakilan Mbappe telah menolak laporan tersebut sebagai “palsu dan tidak bertanggung jawab.”
Meskipun meraih hasil imbang yang kurang memuaskan, Prancis masih mengamankan setidaknya posisi kedua di Grup A2 dengan 10 poin dari lima pertandingan.
“Saya tidak puas dengan apa yang kami hasilkan. Kami seharusnya menang. Kami mampu melakukan yang lebih baik,” kata Deschamps.
“Kami seharusnya bisa berbuat lebih banyak melawan lawan yang sangat kompak dan membuang banyak waktu. Kami memiliki peluang untuk menang, tetapi kami tidak cukup efisien. Ada lebih banyak energi di babak kedua, tetapi kami masih belum bisa mencetak gol,” tegasnya.
Editor : Bahana.