Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buntut Tinju Wasit, Mantan Presiden Klub Turki Dipenjara Tiga Setengah Tahun

Satria Putra Sejati • Selasa, 12 November 2024 | 04:55 WIB
TINJU: Seorang wasit di Turki dihantam wajahnya oleh Presiden Klub Ankaragucu. (dok istimewa)
TINJU: Seorang wasit di Turki dihantam wajahnya oleh Presiden Klub Ankaragucu. (dok istimewa)

RADAR JOGJA - Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman lebih dari tiga setengah tahun penjara kepada seorang mantan presiden klub sepak bola papan atas pada hari Senin karena menyerang seorang wasit di lapangan pada akhir pertandingan liga musim lalu.

Mantan presiden Ankaragucu, Faruk Koca pukul wasit Halil Umut Meler setelah peluit akhir pertandingan berakhir imbang 1-1 dalam pertandingan Turki Super League melawan Caykur Rizespor tahun lalu.

Meler, yang terjatuh ke tanah, juga ditendang dalam perkelahian jarak dekat yang terjadi ketika para penggemar juga menyerbu lapangan setelah Rizespor mencetak gol penyeimbang di menit-menit terakhir pada 11 Desember 2023.

Insiden tersebut telah menyebabkan kemarahan global dan mendorong Federasi Sepak Bola Turki untuk menangguhkan semua pertandingan liga selama beberapa minggu.

Pengadilan di Ankara memvonis Koca ‘dengan sengaja melukai seorang pejabat publik’ dan menjatuhkan hukuman tiga tahun tujuh bulan penjara, demikian laporan kantor berita pemerintah Anadolu Agency.

Pengadilan juga memvonis Koca bersalah karena mengancam wasit dan melanggar undang-undang yang bertujuan untuk mencegah kekerasan dalam olahraga, namun menangguhkan hukumannya.

Tiga orang lainnya yang juga diadili karena menyerang wasit, dijatuhi hukuman penjara mulai dari satu hingga lima tahun, kantor berita itu melaporkan.

Koca, yang mengundurkan diri sebagai presiden klub segera setelah insiden itu, diperkirakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Dia sempat dipenjara tahun lalu sebelum dibebaskan dengan jaminan.

Sebelumnya, pengacara yang mewakili para terdakwa meminta pembebasan mereka, mengklaim bahwa mereka telah melakukan kejahatan di bawah ‘provokasi yang tidak adil,’ lapor Anadolu.

Ankaragucu juga didenda 2 juta Lira Turki (900 juta rupiah) dan dipaksa untuk memainkan lima pertandingan kandang tanpa penonton.

Wasit sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami patah tulang kecil di dekat matanya.

Editor : Bahana.
#Faruk Koca pukul wasit #Melukai #Ankaragucu #Turki #Halil Umut Meler #penjara #Turki Super league #pengadilan #Faruk Koca