Siswa kelas 10 ini merupakan adik kandung Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady, penggawa DBL All-Star 2023 dan 2024.
Keputusan Rani—sapaan akrab Halmaherani—untuk merantau ke Yogyakarta dan bersekolah di Stece tak lepas dari tekadnya untuk bermain di tim yang sarat prestasi.
“Aku dari awal memang sudah pengen masuk Stece. Kayak kan cewek semua satu sekolah, jadinya seru gitu,” ujarnya sambil tersenyum.
Keinginan Rani semakin kuat setelah melihat reputasi gemilang Stece dalam ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2024 DI Yogyakarta.
Tim putri Stece dikenal sebagai tim terkuat, dengan koleksi delapan gelar juara di DBL Yogyakarta.
“Milih Stece itu juga karena basketnya. Aku tahu basketnya jago, jadi aku terpacu untuk semakin improve,” tambah Rani.
Meskipun merantau dan jauh dari rumah, Rani mengaku tidak merasa homesick.
Rutinitas video call setiap malam dengan sang mama membuatnya tetap merasa dekat dengan keluarga.
“Kalau homesick sih engga ya, soalnya hampir tiap malam aku mesti video call sama mama,” ceritanya.
Pada laga perebutan tiket Fantastic Four, sang mama bahkan hadir langsung untuk mendukung Rani dan rekan-rekannya.
“Mama tadi dateng, nribun langsung tadi, mama KRL-an dari Solo,” ujarnya sambil tertawa.
Pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh Stece dengan skor 32-14 melawan Filial (SMAN 1 Bantul).
Kini, Rani dan tim Stece bersiap menghadapi tantangan berikutnya melawan Padmanaba (SMAN 3 Yogyakarta) di babak Fantastic Four. Semangat terus, Rani!
Editor : Bahana.