Dengan kemenangan gemilang 47-26 atas Padmanaba (SMAN 3 Yogyakarta), Bintang tampil impresif, mencetak 18 poin dan 6 rebound.
Yang menarik, hampir semua poin Bintang di pertandingan ini berasal dari tembakan tiga angka.
Dari 12 kali percobaan, lima di antaranya berhasil menembus keranjang.
“Awalnya ya iseng coba aja nembak tiga poin. Eh, masuk. Ya sudah kedua kali coba lagi, masuk lagi. Yawes tak bablaske sisan wae hahahaha,” ujar Bintang, mencurahkan pengalamannya di lapangan.
Bintang pun berbagi rahasia di balik performa cemerlangnya. Rupanya, ia belum sempat makan sebelum bertanding.
“Gak tahu ya, aku tadi belum makan sih waktu mau berangkat. Jadi kayak rasanya laper malah wangi hehehehe,” ungkapnya sambil tertawa.
Perjalanan Bintang di dunia basket sudah dimulai sejak kecil. Meski sempat mengambil jeda dari klub basket untuk menyeimbangkan waktu belajar, semangatnya tak pernah surut.
“Bosan sih engga ya. Aku juga sempat rest dulu buat ikut klub soalnya harus seimbangin pelajaran juga,” ujarnya.
Selanjutnya, Patbhe masih harus menunggu hasil pertandingan antara BOSA dan Budi Utama untuk menentukan lawan di babak Fantastic Four.
Namun, Bintang tetap optimistis.
“Wah susah ini kalau disuruh milih. Pokoknya aku sama tim siap gas aja lah,” cetusnya.
Bintang memiliki keunikan tersendiri di antara para student athlete lainnya.
Ketika banyak siswa seusianya menghabiskan waktu dengan nongkrong atau bermain gim, Bintang justru ‘ketagihan’ menembak tiga poin.
Selamat kepada Bintang dan tim Patbhe atas kemenangan ini!
Editor : Bahana.