SLEMAN - Tim putri SMA Stella Duce 1 Jogja (Stece) berhasil mengalahkan para srikandi SMAN 4 Jogja (Patbhe) yang merupakan runner-up Honda DBL with Kopi Good Day D.I. Jogjakarta tahun lalu. Padahal, skuad tim Stece diisi oleh anak-anak baru.
Namun para srikandi Stece tetap bermain dengan penuh rasa percaya diri dan semangat pada Sabtu (2/11/2024). Hal ini pun membawa mereka menang tipis dari tim putri Patbhe dengan skor akhir 27-23.
Laga ini berjalan sangat ketat dan alot. Sebab kedua tim yang sangat berambisi untuk meraih kemenangan berhasil jual beli serangan di laga ini.
Akan tetapi srikandi Patbhe yang terus berupaya memberikan tekanan terhadap tim putri Stece ini tak mampu mengalahkan kegigihan dari Matilda dan kawan-kawan. Alhasil, tim putri SMAN 4 Jogja harus rela mengakui kekalahannya dan tidak bisa melanjutkan perjalanannya seperti tahun lalu.
Pelatih kepala tim bola basket putri SMA Stella Duce 1 Jogja Lie Gwan Chin mengaku, sangat senang dan bangga karena para anak asuhnya bisa mengalahkan srikandi Patbhe yang merupakan runner-up Honda DBL with Kopi Good Day D.I. Jogjakarta 2023.
Sehingga dari kemenangan ini para srikandi Stece mampu mengamankan tiket untuk melaju ke babak playoffs Honda DBL with Kopi Good Day 2024 D.I. Jogjakarta. "Kemenangan ini juga sangat bagus untuk membangkitkan mental anak-anak," lontarnya.
Gwan Chin mengaku, walaupun di laga melawan srikandi Patbhe ini para anak asuhnya masih banyak miskomunikasi. Namun dia tetap salut dengan semangat anak-anak Stece. Baginya, mereka bermain dengan tidak patah semangat.
"Meskipun banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan, namun mereka tetap berjuang. Memang mereka ini masih anak-anak baru semua. Tapi sudah sangat bagus. Semangat mereka juga bagus," jelasnya.
Baca Juga: Polres Bantul Gencarkan Razia Miras, Sita Seratusan Botol dari Kasihan dan Bambanglipuro
Dengan modal kemenangan ini, Gwan Chin berharap di babak playoffs nanti para anak asuhnya tetap menjaga semangat. Sehingga bisa memberikan permainan terbaik mereka. "Anak-anak masih banyak yang miskomunikasi. Tapi harapannya bisa lebih baik dan akan kami benahi lagi," tegasnya. (ayu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita