RADAR JOGJA – Nama Sabina Althybekova menjadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini dengan pevoli cantik asal Kazakhstan itu menjadi pemain anyar dari tim bola voli wanita di Proliga 2025 Indonesia, yakni Yogya Falcons.
Peresmian Sabina menjadi pemain Yogya Falcons diumumkan para Rabu (30/10) oleh Instagram klub.
“Sabina Altynbekova telah menandatangani kontrak sebagai pemain baru Yogya Falcons,” tulis pernyataan Yogya Falcons di Instagram.
Ternyata, sebelum resmi menjadi pemain dari Yogya Falcons, Sabina hiatus atau menepi dari dunia voli setelah memperkuat tim dari Uni Emirat Arab, Al Wasl.
Sabina sendiri merupakan salah satu atlet tercantik di dunia dimana merupakan pemain kelahiran Aktobe, Kazakhstan pada 5 November 1996.
Dia memulai sepak terjang di dunia voli pada usia 14 tahun dengan bergabung dengan klub Kazhrome.
Setelah itu, dia memperkuat Almatinocka-Almaty dan membawa klub itu meraih medali perak di Major League A pada musim 2013/14.
Dengan bakat yang luar biasa, pada usia 17 tahun dia mendapatkan panggilan memperkuat tim nasional putri Kazakhstan di Kejuaraan Bola Voli Junior di Taiwan.
Sayangnya, pelatih timnas Kazakhstan saat itu, Nurlan Sadikov tidak senang akan fokus para pendukung yang hanya fokus pada Sabina yang namanya meroket pada tahun 2014.
Pasalnya, pada tahun itu dengan paras yang cantik dengan rambut hitam poni dengan perawakan langsung dan tinggi mencapai 180 cm menjadi perhatian utama.
“Sulit sekali bekerja seperti ini. Penonton bertindak seolah-olah cuma ada satu pemain dalam kejuaraan ini,” ujar Nurlan.
Setelah debut internasionalnya, Sabina memutuskan untuk bermain di luar negeri dan bergabung dengan GSS Sunbeams di Liga Voli Jepang pada 2015.
Sunbeam merupakan tim kasta kedua di Jepang, di mana ia meningkatkan pengalaman yang memperkuat skill dan daya saingnya di dunia voli.
Setelah bermain di Jepang, Sabina kembali ke Kazakhstan untuk membela klub VC Almaty dari 2016 hingga 2019.
Kariernya di luar negeri berlanjut ketika ia memutuskan untuk bergabung dengan klub Al Wasl di Uni Emirat Arab pada 2019.
Sabina mampu mengantarkan timnya menjadi juara Liga Utama Uni Emirat Arab pada 2023, membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi sebelum akhirnya rehat dari dunia voli setelah itu.
Kurang lebih hampir setahun menepi, Sabina menerima pinangan dari Yogya Falcons untuk menjadi salah satu pemain dan bakal berlaga di Proliga 2025.
Namun, para penggemar tidak akan bisa melihat debut Sabina bersama Yogya Falcons dalam waktu singkat karena Proliga sendiri baru bergulir pada 3 Januari 2025.
Editor : Bahana.