JOGJA - Gubernur Hamengku Buwono X menyampaikan rasa bangganya dan mengapresiasi kepada seluruh kontingen, termasuk atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung yang telah berjuang mengharumkan nama DIJ di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu. Rasa bangga itu disampaikan oleh Sekprov DIJ Benny Suharsono yang mewakili HB X di acara pembubaran kontingen DIJ di Grha Wanabakti Yasa Jogja, Rabu (30/10) siang.
"Pencapaian di PON 2024 lalu merupakan sebuah pencapaian yang patut kami banggakan bersama," ucapnya. Pada sambutan itu Benny melanjutkan bahwa berkat kerja keras dan semangat pantang menyerah, kontingen DIJ berhasil meraih peringkat ke-8 dengan membawa pulang 29 medali emas, 35 medali perak, dan 53 medali perunggu.
Menurutnya, prestasi ini bukan hanya pencapaian sebuah angka saja. Akan tetapi merupakan bukti nyata dari tekad, kerja sama, dan kekuatan mental yang luar biasa dari seluruh tim DIJ.
Dalam kesempatan ini, Benny berpesan kepada para atlet yang telah berjuang di PON 2024 lalu itu bahwa pencapaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan. Tetapi awal dari tantangan yang lebih besar untuk masa mendatang. Sehingga pihaknya meminta kepada para atlet kontingen DIJ agar terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk ajang-ajang berikutnya.
"Jadikan setiap latihan sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Karena DIJ membutuhkan generasi atlet yang kuat dan tangguh untuk terus berkiprah di kancah nasional dan internasional," ujar Benny.
Tak hanya itu saja, Benny juga mengajak kepada seluruh kontingen DIJ agar menjadikan keberhasilan di PON 2024 lalu sebagai motivasi untuk terus maju dan memberikan yang terbaik bagi Jogjakarta dan bangsa. "Semoga semangat yang telah kami bangun bersama dapat terus berkobar dan memberikan inspirasi bagi generasi selanjutnya," tuturnya.
Sementara Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto menjelaskan, pada pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 lalu kontingen DIJ telah mengirimkan 441 atlet dan mencanangkan diri untuk bisa meraih total 16 medali emas serta bisa masuk posisi 10 klasemen akhir.
Akan tetapi dalam prosesnya para patriot olahraga DIJ itu berhasil melebihi target yang telah dicanangkan.
"Alhamdulillah capaian prestasi terpenuhi dan 40 cabor berhasil meraih medali serta 14 cabor belum beruntung meraih medali. Artinya ada 74 persen cabor yang berhasil meraih medali," ungkapnya.
KONI DIJ juga telah melakukan evaluasi kepada seluruh cabor yang berhasil mendapat medali dan belum mendapat medali. Hasil evaluasi itu nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan untuk menatap PON 2028.
"Kami minta semua pelatih untuk mulai menyiapkan para atletnya untuk PON 2028. DIJ secara prinsip sudah sangat siap. Para atlet mulai persiapkan diri mulai sekarang," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Heru Pratomo