RADAR JOGJA - Gol penyeimbang di menit-menit akhir dari Mohamed Salah membawa Liverpool meraih hasil imbang 2-2 dengan Arsenal, dalam sebuah pertandingan Liga Inggris/ Premier League yang menghibur di Emirates Stadium pada Minggu (28/10) malam, saat Gabriel Magalhaes tertatih-tatih keluar lapangan dan menambah derita cedera yang dialami the Gunners.
Bukayo Saka membawa Arsenal memimpin pada menit kesembilan ketika ia berlari menyambut bola kiriman Ben White, memotong Andy Robertson dan melepaskan tembakan melewati Caoimhín Kelleher di tiang dekat untuk mencetak gol ke-50 di Liga Inggris setelah kembali dari cedera.
Virgil van Dijk, yang mungkin beruntung karena terhindar dari kartu kuning setelah melakukan tendangan keras kepada Kai Havertz di babak pertama, menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian, dengan menyambar umpan lambung Luis Díaz dari sepak pojok.
Arsenal merespons dengan positif namun menyia-nyiakan beberapa peluang emas, dengan Saka melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar dan Havertz tidak mampu mengendalikan bola berbahaya dari Gabriel Martinelli di depan gawang.
Para pendukung tuan rumah menginginkan penalti setelah pertandingan berjalan setengah jam, ketika Ibrahima Konate menjatuhkan Martinelli dengan sebuah tantangan yang ceroboh, namun wasit Anthony Taylor menganggap bola sudah cukup dikuasai oleh Martinelli, dan Havertz melepaskan tendangan voli yang melambung tinggi.
Mikel Merino mencetak gol pertamanya untuk Arsenal sebelum turun minum, menyambut tendangan bebas Declan Rice dengan sundulan keras yang disahkan setelah tinjauan VAR yang panjang karena offside.
Liverpool tampil lebih baik setelah jeda dan Díaz nyaris mencetak gol lima menit setelah babak kedua dimulai, setelah berlari di sepanjang touchline.
Gabriel terpincang-pincang di awal babak kedua, digantikan oleh Jakub Kiwior, saat Arsenal kembali mengalami cedera pada salah satu pemain kunci mereka.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berharap dapat segera menyambut kembali kapten Martin Odegaard, yang telah absen karena cedera sejak bulan September. Arteta mengatakan dalam catatan program pertandingan bahwa dia hampir kembali.
Tuan rumah harus menahan tekanan yang cukup besar, meskipun mereka mengancam melalui serangan balik saat Liverpool meninggalkan celah di lini belakang.
Salah menyamakan kedudukan di menit ke-81 dengan sebuah sontekan tenang dari umpan silang dari Darwin Nunez, membuat sang pemain sayap asal Mesir berada di urutan kedelapan dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan menyamai rekor Robbie Fowler yang mencetak 163 gol di Liga Inggris.
Momentum sepertinya ada di tangan Liverpool untuk meraih kemenangan comeback, namun Arsenal berhasil mencetak gol di menit-menit akhir melalui Havertz, meskipun wasit Anthony Taylor telah meniup peluit tanda pelanggaran.
Hasil imbang tersebut menempatkan Liverpool di posisi kedua dengan 22 poin dari sembilan pertandingan, tertinggal satu poin dari Manchester City, dan Arsenal naik ke posisi ketiga dengan 18 poin.
Arteta mengatakan bahwa ia sangat kecewa timnya tidak meraih kemenangan.
“Sangat bangga dengan tim, terutama dengan situasi yang kami alami saat ini,” ungkapnya.
“Tim ini hidup, tim menginginkannya,” jelasnya.
Pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, mengatakan bahwa, secara keseluruhan, ia merasa senang.
“Tertinggal dua kali melawan tim Arsenal yang sangat kuat dan bagus, kemudian mendapatkan satu poin adalah hal yang menyenangkan,” tegas Arne Slot.
Editor : Bahana.