Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Fenerbahce vs Manchester United, Jose Mourinho Berharap Setan Merah Bisa Sukses

Satria Putra Sejati • Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:08 WIB
Jose Mourinho kesal atas kepemimpinan wasit saat kekalahan Fenerbahce atas Lille OSC (getty)
Jose Mourinho kesal atas kepemimpinan wasit saat kekalahan Fenerbahce atas Lille OSC (getty)

RADAR JOGJA - Jose Mourinho mengatakan dia masih berharap bisa menjadi Juara Liga Inggris bersama Manchester United jika Manchester City dikurangi poinnya karena pelanggaran Financial Fair Play.

Manchester City menghadapi 115 tuduhan melanggar peraturan keuangan Liga Inggris dan menghadapi kemungkinan dicopot gelarnya atau dikurangi poinnya jika terbukti bersalah.

Mourinho membawa Manchester United ke posisi kedua pada musim 2017-18 dengan finis 19 poin di belakang sang juara bertahan City

“Kami finis kedua di Liga Inggris,” kata Mourinho.

“Saya pikir kami masih memiliki peluang untuk memenangkan liga itu karena mungkin mereka menghukum Manchester City dengan poin dan mungkin kami memenangkan liga itu dan mereka harus membayar saya bonus dan memberi saya medali,” lanjutnya.

Pelatih kepala Fenerbahce, Mourinho berbicara menjelang pertandingan Europa League timnya melawan United pada hari Jumat (25/10) dini hari.

Dia mengatakan bahwa ia berharap mantan klubnya akan segera meraih kesuksesan, terlepas dari gejolak yang sedang berlangsung di klub asal Inggris tersebut.

Tim asuhan Erik ten Hag berada di urutan ke-12 di klasemen setelah hanya menang tiga kali dari delapan laga pembuka mereka di liga dan belum pernah menang di Liga Europa.

“Setelah menganalisis mereka dengan tim saya, ada pekerjaan di sana dan mereka akan berhasil cepat atau lambat,” ujar Mourinho.

“Saya ingin mereka sukses. Saya berharap yang terbaik untuk pelatih dan para pemain,” imbuhnya.

“Saya menginginkan yang terbaik untuk mereka. Jika segala sesuatunya tidak berjalan dengan luar biasa bagi mereka, itu bukanlah sesuatu yang membuat saya Bahagia,” tegasnya.

Mourinho mengatakan bahwa ia memahami rasa frustrasi para pendukung Setan Merah setelah hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan Eropa.

Tim asuhan Ten Hag mengakhiri catatan lima pertandingan tanpa kemenangan dengan kemenangan 2-1 di liga atas Brentford.

“Mereka memiliki tim yang lebih baik daripada yang ditunjukkan oleh hasil-hasil yang ada,” kata Mourinho.

Terlepas dari kesulitan mereka musim ini, Mourinho mengatakan Manchester United bisa mengangkat Liga Europa.

“Jika saya harus mengatakan sekarang siapa dua kandidat terbesar untuk memenangkan Liga Europa, saya pikir itu mudah, saya akan mengatakan Manchester United dan Tottenham,” jelas Mourinho.

“Liga Inggri memiliki level kualitas yang berbeda, level intensitas yang berbeda, kecepatan, budaya taktis, semuanya. Besok kami akan bermain melawan salah satu dari dua tim terkuat,” bebernya.

Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag mengambil alih posisi pelatih pada April 2022 dan telah membawa Manchester United meraih dua trofi, Carabao Cup pada 2023 dan Piala FA musim lalu.

“Mereka tetap percaya pada pelatih,” kata Mourinho tentang dukungan Setan Merah terhadap Ten Hag.

“Mereka mendukung pelatih, pelatih bertahan dari musim ke musim dan itu berarti stabilitas, itu berarti kepercayaan,” jelasnya.

Mourinho, yang melatih Setan Merah dari 2016 hingga 2018, memenangkan Liga Europa dan Piala Carabao, dipecat dengan timnya terpaut 11 poin dari tempat Liga Champions pada Desember 2018.

“Mereka memberinya Ten Hag kondisi untuk terus mengembangkan pekerjaannya,” kata Mourinho.

“Itu adalah perbedaan dalam hubungannya dengan saya,” tegasnya.

Editor : Bahana.
#liga inggris #manchester united #europa league #setan merah #fenerbahce #erik ten hag #manchester city #jose mourinho